SULUTZONE.COM – Alur cerita indah yang diimpikan publik Argentina untuk melihat Lionel Messi mengangkat trofi Piala Dunia secara back-to-back akhirnya sirna di partai puncak. La Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 lewat gol tunggal Ferran Torres di babak extra time.
Laga final yang berlangsung ketat ini menjadi panggung kelam bagi sang megabintang. Ditempel ketat oleh barisan gelandang dan pertahanan Spanyol, Messi dibuat tak berkutik sepanjang 120 menit laga berjalan.
Baca Juga: Tampil Dominan, Bank SulutGo Sabet Gelar Juara Umum PORSEBANK Sulawesi Utara 2026
Tahun 2026 pun resmi menjadi "Tahun Perak" bagi kapten Argentina tersebut. Pasalnya, selain gagal membawa pulang trofi juara utama, Messi juga harus puas menyabet dua penghargaan individu berpredikat perak: Bola Perak (Silver Ball) untuk pemain terbaik dan Sepatu Perak (Silver Boot) untuk jajaran pencetak gol terbanyak.
Mati Kutu di Hadapan Taktik Spanyol
Dominasi mutlak Spanyol dalam penguasaan bola (68%) benar-benar memutus aliran bola menuju Messi. Sepanjang pertandingan, Argentina bahkan tak mampu mencatatkan satu pun shot on target ke gawang Unai Simon.
Gagalnya Messi menginspirasi serangan Argentina semakin diperparah usai Enzo Fernandez diganjar kartu merah pada menit ke-90+3. Bermain dengan 10 orang membuat pergerakan Messi kian terisolasi hingga akhirnya Spanyol mengunci kemenangan di menit ke-106.
Catatan "Serba Perak" Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Runner-up / Medali Perak (Kalah 0-1 vs Spanyol)