Manado, Sulutzonecom -- Sejumlah pengusaha laundry dari berbagai daerah di Sulawesi Utara hingga Gorontalo menggelar pertemuan bertajuk Laundry Talk Vol. 2 pada Sabtu (18/04/2026) di M Coffee, Sario, Manado.
Kegiatan ini dihadiri pelaku usaha laundry dari Manado, Bitung, Tomohon, Tondano, Minahasa Tenggara (Mitra), hingga Gorontalo. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh diskusi serius terkait tantangan yang saat ini dihadapi industri laundry.
Fokus utama pembahasan adalah kenaikan harga bahan baku, terutama plastik laundry yang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, peserta juga menyoroti kenaikan harga bahan lainnya yang turut berdampak pada biaya operasional usaha.
Salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut, Kristo Pombengi dari Manado Laundry Management, menyampaikan bahwa kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk mulai memikirkan strategi baru agar tetap bertahan tanpa harus langsung membebani konsumen.
“Pengusaha laundry saat ini berada di posisi yang cukup sulit. Di satu sisi biaya operasional naik, tapi di sisi lain kita juga harus menjaga agar pelanggan tidak terbebani dengan kenaikan harga yang terlalu tinggi,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, muncul berbagai pandangan dan solusi, mulai dari efisiensi penggunaan bahan, penyesuaian harga secara bertahap, hingga pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha.
Menariknya, pertemuan ini juga menghasilkan inisiasi penting, yakni rencana pembentukan wadah resmi atau asosiasi pengusaha laundry di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi, koordinasi, serta memperkuat posisi tawar pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pasar.
“Sudah saatnya kita punya wadah bersama. Supaya bisa saling support, berbagi informasi, dan punya suara yang lebih kuat, terutama saat menghadapi isu-isu seperti kenaikan harga bahan baku,” ungkap salah satu peserta.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya sinergi antar pengusaha laundry di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjadi ruang diskusi berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan industri ke depan.
Artikel Terkait
Marlon Mondong: Dari Teknik ke Dunia Bisnis dan Jurnalistik, Menginspirasi Lahirnya Pengusaha Muda
Natanael Pepah: Kiprah Pengusaha Muda di DPRD Manado dari PDI Perjuangan
Tampa Laundry: Nama Unik, Layanan Prima di Ranotana
Rekap BRI Journalism 360 Promedia di Kota Medan: Peluang Mahasiswa Sukses Jadi Content Creator hingga Bisnis Digital Bagi Pengusaha Media!
Seminar Kewirausahaan PT KKI di Manado Untuk Mencetak Pengusaha Mandiri
Pengusaha Harvey Moeis Dihukum 20 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp420 Miliar, Ini Alasan Putusan Diperberat!
Prabowo Wajibkan Pengusaha Simpan 100% Devisa Hasil Ekspor SDA di Bank RI: Selama Ini Banyak Disimpan di Luar Negeri
Pengusaha Sukses, Recky Langie Diprediksi Jadi Calon Tunggal Ketua Kadin Sulut Jelang Musprov
Pria Mabuk Aniaya Karyawan Laundry di Manado, Ditangkap Tim Delta Resmob Polresta
27 Pengusaha "Kumabal", Kadis ESDM Sulut Peringatkan Tambang Galian C: Izin Wajib Diurus Enam Bulan Sebelum Habis
Mentan Tegas Wanti-wanti Pengusaha Beras Nakal, Ingatkan Satgas Pangan Bakal Pantau Sampai Daerah
Dorong Pemberdayaan Perempuan, Sertu Samuel Motivasi Ibu Rumah Tangga Jadi Pengusaha Emping