sulut

Gejolak di Sulut! Ketua ARP Tantang Kadis Kominfo Soal Dugaan Korupsi Dana Media

Selasa, 20 Mei 2025 | 05:59 WIB
Ketua ARP Sulut, Jems Tuuk berfoto bersama Gubernur Yulius Selvanus (Ist)

 

Manado - Suasana politik dan sosial di Sulawesi Utara (Sulut) kembali memanas! Ir. Jullius Jems Tuuk, Ketua Asosiasi Rakyat Penambang (ARP) Sulut, secara terbuka menantang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sulut, Steven Liow. Pernyataan keras Tuuk ini sontak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Dalam pernyataannya yang viral, Tuuk meminta Kadis Kominfo untuk tidak mencampuri urusan pertambangan rakyat yang menurutnya merupakan ranah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Lebih jauh, Tuuk mendesak Liow untuk fokus pada pertanggungjawaban terkait dugaan penyalahgunaan dana media di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

"Lebih baik Pak Liow siapkan pertanggungjawaban soal dugaan korupsi itu! Itu yang lebih penting!" ujar Tuuk dengan nada tegas, yang dengan cepat menyebar luas di dunia maya.

Tuuk juga menyinggung peran Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur, Viktor Mailangkay, dalam menangani isu pertambangan rakyat. Ia menyatakan bahwa kedua pemimpin tersebut saat ini tengah berupaya menyelesaikan permasalahan ini atas permintaan mereka sendiri. Tuuk juga menyoroti latar belakang Gubernur YSK sebagai mantan Jenderal bintang dua, yang menurutnya memberikan harapan besar bagi para penambang rakyat yang merasa terabaikan selama bertahun-tahun.

Pernyataan blak-blakan dari Ketua ARP Sulut ini memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah netizen memberikan dukungan kepada Tuuk dan mendesak pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi dana media yang disinggungnya. Namun, tak sedikit pula yang menilai gaya komunikasi Tuuk terlalu konfrontatif dan cenderung menyerang pribadi.

Publik kini menanti perkembangan selanjutnya dari kontroversi yang tengah menjadi sorotan utama di Sulawesi Utara ini. Akankah Liow menjawab tantangan tersebut? Kita tunggu saja

***!

Tags

Terkini