Selain itu, Wenur juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp. 400.000.000 dan kas dan setara kas sebesar Rp. 646.242.658.
Menariknya, meski memiliki harta yang besar, Wenur juga melaporkan hutang sebesar Rp. 1.211.634.000.
Ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki harta yang cukup besar, pejabat publik seperti Wenur juga memiliki kewajiban finansial yang harus dipenuhi.
Baca Juga: KPU Manado: Ini PPK Hasil Penelitian Dokumen
Laporan seperti ini sangat penting dalam memajukan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.
Dengan menyampaikan laporan harta kekayaan, pejabat publik seperti Wenur menunjukkan komitmennya untuk transparansi dan mematuhi hukum.
Ini juga memungkinkan masyarakat untuk memiliki gambaran yang jelas tentang harta yang dimiliki oleh pejabat publik.