Hendra Jacob Turut Prihatin dan Berduka Terkait Kematian Brigadir Rhidal Ali Tomi, Mohon Kasusnya Diselidiki Secara Profesional

photo author
Dreiter Rooy, Sulut Zone
- Senin, 29 April 2024 | 20:07 WIB
Hendra Jacob (foto/istimewa)
Hendra Jacob (foto/istimewa)

 

Sulutzone.com, MANADO - Seorang anggota Satlantas Polresta Manado, Sulawesi Utara ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di bagian kepala, Kamis (25/4/2024) lalu di jalan mampang prapatan IV/ RT. 010/02 kelurahan tegal parang, mampang, Jakarta Selatan, sampai sekarang belum temui titik terang.

Banyak tudingan miring dan tanda tanya, perihal misteri kematian Brigadir Rhidal Ali Tomi.

Beredar dan viral postingan tiktok terkait postingan yang menyebutkan Kapolresta Manado diduga menerima setoran 10 juta rupiah setiap bulannya, dari Bos Batu Bara yang mempekerjakan Almarhum Brigadir Rhidal Ali Tomi. 

 Baca Juga: Kompol Dian Konvoi Merah Putih Dukung Timnas U-23 Diimbau Tetap Tertib Berlalu Lintas dan Hargai Pengguna Jalan Lain

Kapolresta Manado disebut menerima setoran tersebut untuk almarhum Brigadir Ridhal Ali Tomi dijadikan pengawal pribadi di Jakarta.

Hal ini sudah dibantahkan Polda Sulut, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil membantah hal tersebut. 

"Sudah diperiksa oleh Bid Propam dan hal tersebut tidak benar, Kapolresta juga masih diperiksa bid propam dan dari kami Polda Sulut membantah hal tersebut bahwa tuduhan itu tidak benar," tegas Kombes Pol Michael Irwan Thamsil.

 Baca Juga: Irjen Pol Ahmad Luthfi, Sosok Kapolda Jateng Dekat Dengan Masyarakat, Bersama Komunitas Jeep Mengadakan Baksos di Boyolali

Ditempat yang berbeda, Hendra Jacob (HJ) turut prihatin dan berduka atas peristiwa tersebut. dan mohon untuk kasusnya diselidiki secara profesional.

"Jika benar bunuh diri, maka polisi harus bisa mengungkap apa motifnya sehingga dia bunuh diri", kata Hendra.

"Selain daripada itu, adanya kecurigaan dia dibunuh tentunya belum bisa dipastikan karena butuh penyelidikan mendalam, yang harus didukung oleh keluarga korban dalam hal ini istrinya, tutur HJ.

 Baca Juga: Oknum ASN Pelaku Asusila Serahkan Diri Saat Jadi Target Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota

"Apakah bersedia dilakukan otopsi atau tidak?.  Saya dengar istrinya tidak menyetujui dilakukan otopsi ini yang sulit untuk diungkapkan, tutup Hendra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dreiter Rooy

Sumber: istimewa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ketua Bemnus Tolak Pilkada Dipilih DPRD

Senin, 26 Januari 2026 | 11:58 WIB
X