Sepanjang KKR berlangsung, suasana di Taman Kebangkitan Bangsa terasa sangat khidmat namun penuh sukacita persekutuan.
Ribuan peserta yang datang dari berbagai penjuru Kota Manado dan wilayah sekitarnya mengikuti setiap rangkaian acara dengan seksama, bergabung dalam nyanyian pujian yang bergema merdu, serta bersatu hati dalam doa syafaat bagi kota tercinta.
Banyak peserta yang menyampaikan kesaksian bahwa mereka mengalami sentuhan rohani yang mendalam, mendapatkan jawaban atas doa-doa yang selama ini dipanjatkan, serta mengambil keputusan teguh untuk bertobat dan menjalani hidup yang lebih berkenan kepada Tuhan.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa persekutuan umat Kristen di Kota Manado senantiasa rukun, bersatu, dan kokoh di dalam Yesus Kristus, sesuai dengan nama gerakan Unity In Jesus Christ yang diusung.
Secara keseluruhan, KKR Akbar Unity In Jesus Christ dengan tema “Manado di Sayang Tuhan” ini bukan hanya menjadi rangkaian ibadah tahunan belaka, melainkan sebuah momen kebangunan rohani yang bersejarah bagi kehidupan umat Kristen di Kota Manado.
Melalui firman yang disampaikan Pendeta Michael Ponelo serta doa-doa yang dipanjatkan bersama, diharapkan benih-benih pertobatan dan iman yang baru semakin tumbuh subur di hati setiap warga, membawa dampak positif yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjadikan Manado sebagai kota yang benar-benar hidup di bawah kasih, lindungan, dan berkat Tuhan Yang Maha Kuasa untuk generasi kini maupun yang akan datang.
Artikel Terkait
Lirik Lagu Rohani Viral, Tuhan Selalu Menolongku, oleh Clarisa Dewi
RHK GMIM 2 September 2024 : Karunia Rohani, Pelayanan Dan Perbuatan Ajaib
Polresta Manado Gelar Pembinaan Rohani dan Mental bagi Personelnya
Polresta Manado Gelar Pembinaan Rohani dan Mental bagi Personel untuk Tingkatkan Integritas
"Dukung Penuh Pelayanan Rohani, Bupati Talaud Resmi Buka Konsultasi WKI Germita"
Lewat Pembinaan Mental Rohani, Sertu Markus Ratunguri Jaga Kerukunan dan Kedekatan dengan Warga Ambela