4. Akselerasi Prestasi, Anggaran, dan Kesejahteraan Olahraga Daerah
Menempatkan sektor olahraga sebagai salah satu program prioritas, Gubernur Yulius Selvanus mengarahkan pembangunan ekosistem olahraga berbasis pembinaan mandiri dan kesejahteraan atlet:
-
Restrukturisasi & Sinergi Organisasi: Mengawal langsung pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) hingga resmi melantik kepengurusan baru KONI Sulut masa bakti 2025–2029 guna menciptakan manajemen olahraga yang profesional, dengan target menembus 10 besar nasional pada PON 2028.
-
Kebijakan Anggaran Radikal (Reward & Punishment): Mengeluarkan instruksi tegas kepada Kepala Daerah di 15 kabupaten/kota se-Sulut untuk memprioritaskan anggaran olahraga. Pemprov menegaskan akan menahan dana bagi hasil (DBH) daerah bagi pemda yang tidak berkomitmen memajukan cabang olahraga berprestasi di wilayahnya.
-
Kucuran Dana Infrastruktur Olahraga: Menyalurkan dukungan anggaran nyata untuk pembenahan infrastruktur olahraga daerah, termasuk alokasi sebesar Rp58 miiiar untuk Kota Manado dan Rp11 miiiar untuk Kota Kotamobagu.
-
Pencairan Bonus Atlet Berprestasi: Sebagai bukti nyata kepedulian terhadap kesejahteraan atlet, Gubernur secara langsung mencairkan bonus apresiasi bagi para atlet Sulut yang sukses mengharumkan nama di kancah internasional (SEA Games 2025 Thailand):
-
Vicky Tahumil Junior (Medali Emas Tinju): Mendapat bonus Rp30 juta.
-
Jordan Susanto (Medali Perak Voli Putra): Mendapat bonus Rp20 juta.
-
Maria Manguntu & Israella Saweho (Medali Perunggu Tinju Putri): Masing-masing mengantongi Rp10 juta.
-
Bonus motivasi serupa diberikan kepada atlet pelajar di ajang ASEAN School Games dan Pekan Paralimpik Pelajar.
-
-
Penyelenggaraan Event & Perbaikan Sarana Fisik:
-
Sukses menutup penyelenggaraan Porprov XII 2025 di Stadion Klabat Manado yang mempertandingkan 34 cabang olahraga.
-
Menginisiasi Kejuaraan Nasional Panahan Piala Gubernur 2026 di Stadion Klabat.
-
Memerintahkan Dispora untuk melakukan perbaikan dan pembersihan cepat fasilitas Kolam Renang KONI Ranowangko di Sario, Manado agar kembali layak digunakan berlatih.
-
5. Kebudayaan, Nasionalisme, & Penegakan Nilai Sejarah (Misi 6)
Komitmen tinggi Gubernur Yulius Selvanus dalam melestarikan kearifan lokal sekaligus membakar semangat nasionalisme generasi muda dibuktikan melalui panggung-panggung budaya kolosal:
-
Panggelaran Akbar Hari Merah Putih 14 Februari di Manado: Di bawah komando langsung Gubernur YSK, Pemerintah Provinsi menggelar peringatan massal peristiwa heroik perebutan kekuasaan dari tangan tentara NICA di Manado pada 14 Februari 1946. Acara ini diisi dengan upacara militer, teatrikal sejarah kemerdekaan di pusat kota, serta konvoi kebangsaan guna merekatkan kembali memori kolektif masyarakat atas kontribusi krusial pejuang Minahasa bagi NKRI.
Artikel Terkait
Tahapan Konferda PWI Kotamobagu Bergulir: DPS Resmi Diumumkan, Masa Sanggah Dibuka!
Penyidikan Korporasi PT HWR Melebar, Kejati Sulut Kantongi Calon Tersangka Baru!
TNI Bersama Masyarakat Kabaruan Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, Perkuat Persatuan dan Kemanunggalan
Babinsa Desa Marampit Melaksanaka Ibadah Hari Minghu Di Gereja Sion Marampit
Babinsa Ikut Ibadah Minggu di Wilayah Binaan, Perkuat Keharmonisan Umat Beragama
Babinsa laksanakan pengamanan sekaligus beribadah
Bukan Karena Cedera, Alis Putih Hiroki Ito Ternyata Dipicu Vitiligo, Jadi Ciri Khas Bek Jepang
Luar Biasa tapi Memilukan, Belanda Tak Terkalahkan di Piala Dunia Sejak Final 2010 Namun Belum Pernah Juara
Ngoni Harus Tau: Ini yang YSK-Victory So Beking di Sulut!
TNI Dan Masyarakat Di Lirung Bersatu Dalam Semangat Kebangsaan Melalui Nobar Piala Dunia 2026