PETI Potolo Diduga Kembali Beroperasi, Isu Pemodal Besar dan WNA Mencuat

photo author
Sylvia Lasupu, Sulut Zone
- Sabtu, 8 Agustus 2026 | 08:12 WIB
Kawasan tambang emas tanpa izin (PETI) di Potolo, Kabupaten Bolaang Mongondow yang dilaporkan kembali beroperasi menggunakan alat berat.  ((Foto: SYLVIA /Dokumentasi))
Kawasan tambang emas tanpa izin (PETI) di Potolo, Kabupaten Bolaang Mongondow yang dilaporkan kembali beroperasi menggunakan alat berat. ((Foto: SYLVIA /Dokumentasi))

SULUTZONE.COM — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Potolo, Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, dilaporkan kembali beroperasi dan memicu keresahan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah alat berat jenis ekskavator diduga telah disiagakan di area lokasi untuk menunjang aktivitas mengeruk material emas secara tak berizin.

Kembali maraknya penambangan ilegal di lokasi tersebut diiringi rumor hangat mengenai keberadaan aktor intelektual di balik layar. Beredar dugaan kuat adanya keterlibatan pemodal besar (Cukong) hingga isu masuknya Warga Negara Asing (WNA) yang menyokong operasional PETI Potolo.

Meski demikian, spekulasi terkait keterlibatan pemodal kelas atas maupun WNA tersebut sejauh ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum (APH).

Masyarakat dan pegiat lingkungan setempat mendesak pihak Kepolisian, baik Polres Kotamobagu maupun Polda Sulawesi Utara, untuk segera mengambil langkah tegas di lapangan.

Warga berharap APH tidak tinggal diam dan segera melakukan penyelidikan menyeluruh guna menindak para pelaku, menyita alat berat, serta membongkar siapa saja jaringan pemodal yang memfasilitasi aktivitas merusak lingkungan tersebut.

"Harus ada tindakan nyata dari aparat agar ada efek jera. Jangan sampai aktivitas ilegal ini dibiarkan merusak lingkungan dan memicu potensi bencana," ungkap salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi sulutzone.com masih terus berusaha mengonfirmasi pihak berwenang dan instansi terkait guna mendapatkan klarifikasi resmi serta memastikan kebenaran informasi mengenai dugaan keberadaan pemodal maupun WNA di lokasi PETI Potolo. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X