Ngoni Harus Tau : Yulius Selvanus Sobeking Ini For Rakyat Sulut

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Senin, 22 Juni 2026 | 09:49 WIB
Yulius Selvanus
Yulius Selvanus
  • Capaian Universal Health Coverage (UHC): Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Sulut melonjak hingga 99,1% dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,4%, yang berbuah penghargaan bergengsi UHC.

  • Pemerataan Pendidikan Unggulan:

    • Pembangunan fisik sarana SMA Taruna Nusantara di Noongan (Kecamatan Langowan, Minahasa).

    • Proyek strategis Sekolah Rakyat di wilayah Manado dan Minahasa (Tampusu).

    • Ekspansi pendidikan tinggi melalui pembukaan resmi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian baru di Universitas Negeri Manado (UNIMA), serta alokasi Rp30 miiliar untuk kampus baru di Inuai (Bolaang Mongondow).

  • Beasiswa & Fasilitas Pendidikan Layak: Penyaluran bantuan dana pendidikan langsung kepada 1.612 siswa SMA, 454 siswa SMK, dan 6 siswa SLB, dibarengi penuntasan rehabilitasi toilet sehat di 28 SMA, 18 SMK, dan 4 SLB.

  • Program Magang Internasional: Memberangkatkan ratusan lulusan SMK dan universitas lokal untuk magang ke Jepang, serta mendatangkan tenaga pengajar penutur asli (native speaker) bahasa Jepang ke SMA/SMK di Sulut.

  • Baca Juga: Ngoni Harus Tau: Ini yang YSK-Victory So Beking di Sulut!

    3. Pertumbuhan Ekonomi Inklusif & Kesejahteraan Pekerja (Misi 3)

    Performa ekonomi Sulawesi Utara di bawah kendali pemerintah daerah menunjukkan catatan makro yang sangat impresif dan berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil. Berdasarkan indikator capaian nyata, Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara sukses menembus angka 5,66%, sebuah angka pertumbuhan yang sangat tangguh karena berhasil melompat jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11%.

    Sinyal positif pertumbuhan ini pun langsung dikonversi menjadi kebijakan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan kaum buruh. Melalui keputusan strategis, Upah Minimum Provinsi (UMP) secara resmi dinaikkan sebesar 6,01%, melonjak signifikan dari yang sebelumnya Rp3.545.000 menjadi Rp4.002.630. Langkah berani ini terbukti efektif dalam mendongkrak daya beli masyarakat sekaligus menekan tingkat kesenjangan sosial di daerah. Hal ini tecermin dari Indeks Gini Ratio yang berhasil ditekan turun dari skala 0,347 menjadi 0,341, mengindikasikan bahwa distribusi pendapatan di tengah masyarakat kini semakin merata.

    Laju roda ekonomi ini juga ditopang oleh tingginya kepercayaan para investor untuk menanamkan modal di Bumi Nyiur Melambai. Realisasi investasi yang masuk tercatat menyentuh angka fantastis, yakni Rp10,126 Triliun. Angka ini merepresentasikan lompatan sebesar 109% melampaui target awal yang ditetapkan sebesar Rp9,310 Triliun. Dampak langsung dari banjir investasi ini adalah terbukanya keran lapangan kerja baru secara masif, yang terbukti sukses menyerap sebanyak 18,049 tenaga kerja lokal asli Sulawesi Utara.

    Berikut beberapa Program pendukungnya :

    • Kedaulatan Pangan Baru: Pembukaan 8.000 hektare sawah baru di berbagai wilayah strategis untuk memperkuat stok beras internal dan memotong ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

    • Akselerasi Jaringan Makan Bergizi Gratis: Pengoperasian nyata 162 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada portal resmi Badan Gizi Nasional, di mana 148 unit di antaranya sudah aktif menyalurkan distribusi paket gizi kepada anak-anak sekolah.

    • Pariwisata Kerakyatan & Hak Tambang Rakyat: Revitalisasi destinasi wisata Sumaruendo di Remboken dan Bukit Kasih Kanonang Minahasa, yang dibarengi pemberian legalitas kerja lewat penetapan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) resmi bagi penambang lokal guna menjamin kepastian kerja.

    Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

    Editor: Dedy Dagomes Manlesu

    Tags

    Artikel Terkait

    Rekomendasi

    Terkini

    X