BPAN Pengurus Daerah Kota Tomohon Gelar Upacara Adat

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Kamis, 19 Maret 2026 | 13:20 WIB
Pemuda adat kota Tomohon selesai melaksanakan ritual adat. (Stefanus Goni)
Pemuda adat kota Tomohon selesai melaksanakan ritual adat. (Stefanus Goni)

 

Tomohon - Pengurus Daerah Barisan Pemuda Adat Nusantara Kota Tomohon gelar upacara adat di Nimawanua Kakaskasen yang merupakan wilayah Komunitas Masyarakat Adat Tou Kinaskas.

Upacara adat yang dirangkaikan dengan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nasional (HKMAN) dilaksankan pada Selasa, (17/03/2026).

Upacara adat dilakukan bertujuan menjadi ruang refleksi nilai-nilai leluhur sekaligus penegasan peran generasi muda dalam menjaga dan melestarikan adat Minahasa, khususnya di wilayah adat Tomohon.

Baca Juga: Wujudkan Janji Politik, Duet WT-AGB Datangkan Mesin PLN 800 KW untuk Atasi Krisis Listrik di Talaud

Ketua BPAN Tomohon, Belarmino Lapong, menjelaskan dalam kegiatan mengangkat tema yang diangkat merupakan filosofi pesan leluhur Minahasa, "Nuwu i Tua".

“Si Tou Mamuali Tou berarti manusia harus benar-benar menjadi manusia seutuhnya. Ini menjadi dasar dalam hidup berorganisasi dan berkomunikasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadatan dan warisan leluhur,” ujarnya.

Hadir dalam upacara adat Ketua Lembaga Adat Tombulu, Piet Pungus, menurutnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan adat menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan tradisi.

“Momentum HKMAN ini mengingatkan kita akan pentingnya melestarikan nilai-nilai leluhur. Kami dari lembaga adat mendukung penuh upaya ini,” katanya.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola Desa, Bupati Welly Titah Buka Bimtek Jaksa Jaga Desa dan Siskeudes 2.0.9 di Manado

Hal senada disampaikan Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Indonesia Timur (Pukkat), Denny Pinontoan yang menyebut kegiatan ini sebagai momen langka namun sangat bermakna.

“Ini luar biasa, anak-anak muda masih memiliki semangat untuk melaksanakan upacara adat seperti ini, di tengah berbagai stigma yang masih ada,” ungkapnya.

Upacara adat dipimpin oleh para tonaas, yakni Rinto Taroreh, Marten Rampengan, Jein Taroreh, dan Franky Wehantow.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X