MANADO — Proyek pembangunan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou kini dibayangi sengketa hukum. Kontraktor pelaksana secara terbuka melayangkan protes keras terhadap manajemen rumah sakit yang tak kunjung melunasi kewajiban pembayaran, meski seluruh pekerjaan telah dinyatakan rampung 100% sejak awal Desember 2025.
Meski seluruh spesifikasi teknis dan jadwal pelaksanaan telah dipenuhi sesuai kontrak, komitmen pembayaran yang dijanjikan cair sebelum Natal 2025 terbukti hanya janji manis. Hingga memasuki bulan keempat keterlambatan, pihak RSUP Kandou dinilai tidak menunjukkan iktikad baik dalam memenuhi hak finansial pelaksana proyek.
“Kami telah menyelesaikan seluruh kewajiban pekerjaan tepat waktu pada awal bulan Desember 2025 lalu. Namun hingga saat ini, pembayaran yang menjadi hak kami belum juga direalisasikan,” ujar perwakilan kontraktor dalam keterangan resminya.
Dampak Sistemik dan Ancaman Operasional
Kelalaian pembayaran ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan ancaman serius bagi ekosistem konstruksi yang terlibat. Pihak kontraktor menegaskan bahwa penundaan selama 120 hari ini telah mengganggu stabilitas finansial perusahaan secara masif.
Kondisi ini berdampak langsung pada:
- Upah Pekerja: Tertundanya hak para buruh lapangan.
- Kepercayaan Subkontraktor: Mandeknya arus kas bagi mitra kerja kecil.
- Rantai Pasok: Tunggakan kepada pemasok material yang kini menuntut kepastian.
Sinyal Jalur Hukum
Pihak kontraktor memberikan peringatan bahwa ruang komunikasi persuasif memiliki batas waktu. Jika manajemen RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou terus membisu tanpa kepastian tanggal pembayaran, langkah hukum (litigasi) akan segera ditempuh.
“Kami tetap mengedepankan itikad baik dan berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara profesional demi menjaga kelangsungan pelayanan kesehatan dan hubungan kerja yang baik,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih melakukan konfirmasi ke manajemen RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou.
***
Artikel Terkait
Aksi Simpatik Unit Pantera: Tebar Kebaikan Lewat Bagi Takjil di Masjid Jabal Rahman Melonguane Talaud
Kapolres Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho dan Forkopimda Gelar Safari Ramadhan di Masjid Nurul Jihad Bawunian
Gaji Pertama Bingung Buat Apa? Tablet 5 Jutaan Ini Rahasia First Jobber 'Sat-Set' di Kantor!
Keren! PLN UP3 Kotamobagu Sabet Penghargaan Zero Accident dari Gubernur Sulut, Ini Rahasianya!
PT. HWR Bawa "Sial" ke Toko Emas di Sulut, Kejati Geledah 5 Toko
Redam Keresahan Penambang, Gubernur YSK Gandeng Pegadaian: Kami Hadir Membela Rakyat!
Rayakan Cap Go Meh 2577, Gubernur YSK Tabuh Gong Pembuka
Dukung UMKM di Bulan Ramadan, Bank SulutGo Gelar "Ngabuburit KUR Fest 2026" di Manado
Wujudkan Sekolah Impian, Babinsa Koramil 1312-04/Rainis Talaud Sulap Lingkungan Desa Ammat Jadi Asri
Bahu-Membahu, Serka Alex Kelyombar Dampingi Siswa SMPN 1 SATAP Nanusa Talaud dalam Giat Kerja Bakti Rutin