Jakarta/Manado — Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay dalam memajukan sektor pendidikan kembali meraih pengakuan bergengsi di tingkat nasional. Provinsi Sulawesi Utara dinobatkan sebagai salah satu provinsi terbaik dalam Pemanfaatan Data Pendidikan pada ajang
Penghargaan prestisius ini diserahkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Femmy Suluh, yang mewakili Gubernur Yulius Selvanus.
Fondasi Kebijakan yang Akurat dan Terukur
Capaian ini menjadi bukti keberhasilan Sulut menjadikan data pendidikan sebagai fondasi utama perumusan kebijakan yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan melalui Program Peduli Pendidikan. Program ini berfokus pada peningkatan akses, kualitas, dan pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Kemendikdasmen menilai Sulut memiliki kinerja unggul dalam pengelolaan, kelengkapan, dan pemanfaatan data pendidikan yang dilakukan secara konsisten, sistematis, dan berkesinambungan.
Dr. Femmy Suluh menjelaskan bahwa kunci keberhasilan ini terletak pada optimalisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai backbone utama. Dapodik ini diintegrasikan secara komprehensif dengan berbagai aplikasi daerah, seperti:
-
SIPANDAI
-
SIPGTK
-
PPDB/SPMB
-
Sejumlah aplikasi inovatif lain yang dikembangkan secara mandiri oleh Pemprov Sulut.
"Integrasi data ini memungkinkan pemerintah daerah mengambil kebijakan pendidikan yang lebih akurat, cepat, dan sesuai kebutuhan riil di lapangan," ujar Dr. Femmy Suluh. Ia juga menegaskan bahwa sistem pendidikan berbasis digital ini akan terus dikembangkan ke depan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Sulawesi Utara.
Data Kunci Keberhasilan Pendidikan Nasional
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan pendidikan di daerah. Menurutnya, data yang dikelola dengan baik akan melahirkan kebijakan pendidikan yang lebih adil, efektif, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan.
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, yang menegaskan bahwa data merupakan kunci keberhasilan kebijakan pendidikan nasional. Pemanfaatan data secara tepat dinilai mampu membantu daerah menyusun intervensi kebijakan sesuai tantangan dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Artikel Terkait
Darurat! PLN Ungkap 13 Kasus Pencurian Kabel Trafo Dalam Dua Minggu, Ancam Pasokan Listrik
Sukses Digelar! Kodim 1312/Talaud Akhiri Pembentukan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) 2025
Langkah Konkret Polsek Rainis Kepulauan Talaud Kawal Program Ketahanan Pangan di Desa Perangen
PLN UID Suluttenggo Kirim Pasukan Khusus Dukung Pemulihan Kelistrikan Sumatera, Wujud Solidaritas Nasional
Sambut Era Digital! Talaud Geber Profiling ASN BKN, Sekda Kamagi: Data Akurat Kunci Penempatan Tepat
Hadiri SMST ke-38 GMIM di Tomohon, Yulius Selvanus Ungkap Pengalaman Ini
Kepemimpinan Yulius Selvanus Bawa Sulut Cetak Kinerja Anggaran dan Ekonomi Gemilang Tahun 2025, Ini Faktanya
Gubernus Sulut Yulius Selvanus Resmikan Listrik 24 Jam di Empat Pulau Emas Sulawesi Utara
Babinsa dan Warga Desa Dampulis Talaud Gelar Kerja Bakti Jelang Nataru
Kawal Penyaluran BLT di Desa Pantuge, Babinsa Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Transparan