Manado, SulutZone.com – Insiden terbakarnya Kapal Penumpang atau KM Barcelona VA di perairan Minahasa Utara pada Minggu, 20 Juli 2025, terus menyisakan misteri dan pertanyaan. Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, baik yang selamat maupun meninggal dunia, kini fokus bergeser pada pencarian penyebab pasti kebakaran dan kronologi kejadian yang sebenarnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Muhammad Masyhud, pada Senin (21/7), telah mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang KM Barcelona VA telah ditemukan. “Rincian lengkap akan disampaikan setelah proses pendataan selesai,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.
Dugaan Penyebab Kebakaran: Ledakan di Ruang Mesin vs. Keterangan Penumpang
Kepala Staf Komando Armada (Koarmada) Laksamana Muda TNI Eko Wahjono sebelumnya menduga bahwa peristiwa terbakarnya KM Barcelona VA disebabkan oleh ledakan di ruang mesin kapal. "Itu mungkin ada yang meledak. Kan ini pada bingung semua. Tentu meledak dari ruang mesin," ucap Eko pada Senin (21/7) di Muara Angke, Jakarta, seperti dikutip dari Tempo. Namun, ia enggan menjelaskan secara rinci penyebab ledakan, menyatakan fokus utamanya adalah evakuasi penumpang.
Namun, dari penelusuran media SulutZone.com, beberapa penyintas atau korban selamat memberikan kesaksian yang berbeda. Mereka mengatakan bahwa api justru berasal dari ruangan dekat cerobong atau biasa disebut knalpot kapal. Kontradiksi ini semakin memperumit upaya menentukan sumber api awal.
Kronologi Kejadian dan Situasi di Kapal
Informasi lebih lanjut yang berhasil dihimpun SulutZone.com mengungkapkan bahwa kejadian tersebut diduga terjadi saat pengecekan tiket di atas kapal. Hal ini menyebabkan sebagian besar penumpang berada di dalam kamar atau tempat tidur mereka. Parahnya, kabarnya beberapa kamar dikunci, sehingga ketika insiden terjadi, penumpang lainnya tidak sempat membantu memadamkan api. Api yang membesar dengan cepat memicu kepanikan massal, mendorong penumpang untuk saling menyelamatkan diri dan keluarga.
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi mencekam KM Barcelona VA yang dilalap si jago merah. Asap tebal mengepung kapal, dan semua penumpang terlihat berhamburan ke luar untuk menyelamatkan diri. Sebelum bantuan datang, banyak penumpang nekat melompat dan berenang menjauhi kapal yang terbakar.
Peran ABK: Kontroversi dan Pahlawan
Terkait peran Anak Buah Kapal (ABK) dalam insiden ini, beberapa informasi mengatakan bahwa sejumlah ABK lebih dulu melompat ke dalam laut. Namun, ada pula cerita heroik tentang satu ABK yang dikabarkan bertahan bersama-sama dengan penumpang lainnya sampai akhir, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam situasi darurat.
Pihak media masih menunggu rilis resmi dari kepolisian terkait kronologi dan kebenaran dari kasus ini. Diharapkan penyelidikan menyeluruh dapat mengungkap fakta sebenarnya di balik tragedi KM Barcelona VA.
***/dede
Artikel Terkait
Budaya Terjaga, Desa Berjaya: Tarun Rayakan HUT Ke-105 dengan Sanggar Seni Baru
Gerak Cepat, Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie Pimpin Evakuasi Penumpang KM Barcelona V A yang Terbakar di Talise
KM Barcelona V Terbakar Hebat di Perairan Talise, Ratusan Penumpang Panik Berlompatan ke Laut
Gubernur Sulut Yulius Selvanus Tunjukkan Empati Tinggi, Langsung Jemput dan Beri Dukungan Korban KM Barcelona V di Pelabuhan Manado
Kapolres Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, SIK, MH Cek Proses Evakuasi, Pastikan Pencarian Korban berjalan maksimal
Life Guard dan Sekoci Penyelamat KM Barcelona V Dipertanyakan, Netizen : Cuma Ada Frong
Gudang Penampungan Solar Ilegal di Holly Lestari Kombos Berdiri Megah di Pemukiman Padat Penduduk Manado, Polisi Tidak Tahu?
Kapten KM Barcelona V Ditetapkan Tersangka, Polda Sulut Selidiki Kelalaian dalam Kebakaran Maut
Bupati Talaud Sampaikan Apresiasi Tinggi kepada Nelayan Gangga dan Serai, Pahlawan Penyelamat Korban KM Barcelona V
Tiga Jenazah Korban KM Barcelona 5A Dipulangkan ke Talaud, Pihak Perusahaan Kapal Sebut Keluarga Terima Kompensasi Penuh