Pra-UKK Jadi Beban, Kepala SMK Negeri 3 Manado Silvya Ransulangi Terpaksa Berutang Ratusan Juta

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Rabu, 18 Juni 2025 | 22:14 WIB
Potret Kepsek SMK Negeri 3 Manado dan Suasana depan sekolah
Potret Kepsek SMK Negeri 3 Manado dan Suasana depan sekolah

Manado, Sulawesi UtaraKepala Sekolah SMK Negeri 3 Manado, Silvya Ransulangi, mengungkapkan beban berat yang harus ditanggung pihaknya dalam menyelenggarakan Pra Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Silvya bahkan mengaku terpaksa berutang hingga ratusan juta rupiah untuk menutupi kebutuhan biaya Pra-UKK dan UKK.

Saat diwawancarai media ini, Silvya menjelaskan bahwa kegiatan Pra-UKK yang berlangsung pada Februari-Maret ini merupakan agenda nasional yang wajib dilaksanakan oleh seluruh SMK. Namun, masalahnya adalah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum cair pada periode tersebut, membuat pihak sekolah kelabakan.

"Pra-UKK itu kegiatan nasional yang kita harus laksanakan. Semua sama di SMK. Kita mesti bagaimana? Mau tidak mau kita mesti cari pinjaman dan bukan sedikit, ratusan juta rupiah untuk paket ujian UKK ini," ujar Silvya.

Baca Juga: Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana PSM, Kepsek SMK Negeri 3 Manado Katakan Ini

Situasi ini tidak hanya terjadi pada Pra-UKK, melainkan juga berlanjut hingga hari H pelaksanaan UKK. Silvya menyatakan bahwa meskipun menghadapi kesulitan finansial yang besar, pihaknya tidak pernah mengeluh kepada jajaran guru. "Kita kan enggak mengeluh sama mereka," tambahnya.

Kondisi ini menyoroti tantangan yang dihadapi banyak sekolah kejuruan di Indonesia, khususnya dalam memenuhi standar kualitas pendidikan dan ujian kompetensi keahlian di tengah keterlambatan pencairan dana operasional.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X