"Bung Jems harus ingat, 117 pegawai Kominfo tahu Anda dan Anda harus tahu bahwa bendahara jatuh sakit, sulit ke kantor karena tekanan. Begitu juga dengan staf kami yang lain jadi kendor karena masalah ini, dan bahkan risiko pekerjaan ini seolah-olah tidak ada pendampingan, ini tragis bagi kami," keluhnya.
Ia justru menyoroti prestasi Pemprov Sulut, termasuk 11 tahun berturut-turut meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
"Dalam dua tahun terakhir ini dengan jasa media yang baik, torang di Sulut tetap rukun dan damai. Pemilu dan Pilkada sukses, artinya banyak yang terkait termasuk Forkompinda dan DPRD Sulut, tapi SKPD dan seluruh pejabat di Pemprov ikut serta sukses kawal roda pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan dengan baik dan sampai hari ini terjaga rukun dan damai," paparnya.
Liow juga menyentil soal loyalitas. "Yang membedakan saya dengan Anda adalah ambivalent, artinya tidak ada kesetiaan yang mendua hati. Di setiap karier saya sebagai birokrat, kami tidak diajar mengkhianati atasan, kami loyal dan setia sekalipun kami memiliki hubungan darah," kata Liow, merujuk pada kedekatannya dengan pimpinan Pemprov Sulut. Ia juga mengingatkan Tuuk tentang dukungan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw terhadap kepemimpinan saat ini, YSK-Victor.
"Jadi jaga hati dan jaga keseimbangan berelasi dengan orang lain. Hentikan arogansi Anda Bung Jems Tuuk. Bawa Sulut ini cinta damai, jangan gaya politik tarkam," pungkas Liow.
Kadis Kominfo ini menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa hasil pemeriksaan secara terperinci terhadap 103 media tidak menunjukkan kerugian negara, dan transfer dana dilakukan langsung ke rekening perusahaan, bukan rekening pribadi.
"Kami tidak pernah membayar jasa media sosial," tegasnya.
***
Artikel Terkait
Insiden Pesawat Boeing Air India Jatuh saat Lepas Landas, Bawa 242 Penumpang
Kapolres Kotamobagu Gelar Turnamen Voli "Kapolres Cup 2025"
Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana PSM, Kepsek SMK Negeri 3 Manado Katakan Ini
Momen Haru Lagu Kebangsaan Palestina Menggema Penuh Hormat di Kampus Unhan
Ada Jemaah Haji Indonesia yang Tak Kebagian Katering, Menteri Agama Janjikan Kompensasi Uang
BP Haji Bongkar Kronologi Munculnya Isu Pemangkasan 50 Persen Kuota Haji Indonesia Tahun 2026, Singgung Kinerja Kemenag
DPR Protes Keras Wacana Jatah Kuota Haji Indonesia Dipangkas 50 Persen untuk Tahun 2026
Kesaksian Satu Satunya Orang Yang Selamat Dari Insiden Kecelakaan Pesawat Air India Kursi No 11 A
Ayah Dari Farel Prayoga Penyanyi Cilik "Ojo Dibandingke" Ditangkap Kasus Judi Online, Begini Reaksinya!
Polda Sulut Diminta Segera Ungkap Tuntas Dugaan Korupsi di Kominfo Pemprov Sulut, Jems Tuuk : Kapolda Takut