Talaud, sulutzone.com - Penjabat (Pj) Bupati Kabuoaten Kepulauan Talaud, Dr. Fransiacus Engelbert Manumpil, S.Pi, M.Env, Mgmt, yang juga menjabat sebagai Asisten III Sekretaris Daerah Propinsi Sulawesi Utara (Sulut), mendampingi Sekretaris Umum Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Prof.Budi Setiyono, S.Sos, M.Pol, Admin, Ph.D, dalam kegiatan Workshop Penyusunan dan Evaluasi Peta Jalan (Road Map) serta Pemetaan dan Proyeksi Tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Acara ini berlangsung di Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara pada Selasa, ( 3/6/2025) kemarin. Workshop yang diselenggarakan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara ini bertujuan menyusun pedoman stategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merancang pembangunan berbasis kependudukan yang berkelanjutan, sejalan dengan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK). Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud meraih prestasi gemilang dengan menerima Piagam Penghargaan sebagai Juara I Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang Keluarga Berencana (KB) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara untuk kategori Pagu Alokasi Anggaran Sedang. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Talaud, Meyke Maatuil, S.Kep, NS, MM. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara , Dr.Victor Mailangkay, S.H, M.H, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, dr. Jeanny Yola Winokan, MAP dan Kepala - kepala Daerah se- Sulawesi Utara.
Sampai dengan acarah selesai berjalan deng Aman dan terkendali.
Artikel Terkait
Isu Megawati Cuek ke Gibran di Hari Lahir Pancasila, Hasan Nasbi: Cuma Gosip!
Prof Stella Bongkar Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026, Angkanya Mengejutkan!
Dari Pekerja Pabrik ke Orang Nomor Satu di Korsel, Lee Jae Myung Menang Pilpres 2025!
Geger Istana! Forum Purnawirawan TNI Resmi Usulkan Pemakzulan Gibran ke MPR & DPR, Ini Alasannya
Persma Manado Siap Comeback? Terungkap Dari Postingan Bang Ai Mangindaan
PT HWR Diduga Jadi 'Mafia Tambang' Emas Terbesar di Sulut, Beroperasi Ilegal Tanpa Kontribusi Daerah
Orang Tua Murid Keluhkan Pungutan Biaya Penamatan di TK St. Theresia Malalayang, Kepsek Berdalih Kebiasaan
Raja Ampat Yang Dikenal Sebagai "The Last Paradise on Earth" Terancam Hilang, Ini Alasannya!
Rayon Samapta Polresta Manado Amankan Pencuri Bersajam, Sita 10 Handphone dan Uang Tunai
Catatan Redaksi : Kebijakan Dedi Mulyadi Lebih Tentara dari Yulius Selvanus?