Talaud, sulutzone.com -- Animo Masyarakat Talaud dalam mendukung Revisi UU TNI pasca kedatangan Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip, ke Bumi Porodisa ( Talaud-red) dalam rangka kunjungan kerja pekan lalu (09/04/2024) kian tak terbendung dan terus berdatangan.
Setelah sebelumnya Komunitas Wartawan Perbatasan bersama Komunitas Penyandang Disabilitas Fisik komisariat kabupaten Kepulauan Talaud kini giliran Komunitas Warga Sangihe yang ada di Talaud.
Mariana Mangangka salah satu Tokoh Masyarakat Talaud keturunan Sangihe yang berdomisili di Pulau Kabaruan Kepulauan Talaud kepada Wartawan mengaku tersanjung sekaligus bangga atas kunjungan Danrem 131/Santiago ke Talaud terlebih khusus ke Pulau Kabaruan.
"Kami warga Masyarakat dari Pulau Kabaruan merasa sangat tersanjung dan bangga atas kunjungan salah satu Pimpinan TNI yang ada di Sulawesi Utara selain kedatangan beliau (Danrem-red) mendangkan rasa aman bagi kami masyarakat yang ada di pulau terluar juga kedatangan beliau menunjukkan komitmen Negara dalam menjaga keselamatan anak Bangsa yang ada di Perbatasan. Dan Pengabdian Tanpa Batas dari TNI dalam menjaga keutuhan Negara di pulau terluar inilah membuat Kami Masyarakat Talaud dengan tekad yang bulat mendukung Revisi UU TNI tahun 2025 ini yang dikabarkan telah di Tandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto". Ujar Ibu Mariana Mangangka yang Turut diaminkan oleh Ibu Adolfina Tinungki.
Sementara itu Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip, di selah kesibukannya dalam kunjungan kerja secara maraton nyaris di seantero Talaud masih menyisihkan waktu dan menerima dengan ramah Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Kepulauan Talaud yang terhimpun dalam Komunitas Wartawan Pebatasan Kabupaten Kepulauan Talaud yang datang memberikan dukungan terhadap Revisi UU TNI lagsung ke Danrem 131/Santiago.
Selanjutnya Pemberian Menambalang menambahkan bahwa pihaknya mendukung UU TNI yang baru bukan tanpa dasar seperti layaknya membeli kucing dalam karung tapi karena pihaknya sangat memahami baik segi Sosiologis maupun Filosofis, disana justru penghormatan terhadap Supremasi Sipil sangat jelas tersirat setelah membaca secara detail berbagai sumber termasuk naskah akademik dari revisi UU TNI tersebut.
"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berbagai isu yang memecah persatuan sesama anak bangsa termasuk adanya isu akan kembalinya Dwi Fungsi ABRI dalam revisi UU TNI yang baru ini, itu isu yang tidak benar! dan dalam revisi UU tersebut tidak ada perluasan kewenangan apalagi sampai mengarah kepada pemberlakuan Dwifungsi ABRI seperti zaman Orde Baru, namun justru dalam UU TNI yang baru ini sangat mengatur adanya pembatasan pembatasan, seperti tidak memberi ruang jabatan sipil pada prajurit TNI aktif, larangan berbisnis pada prajurit aktif, serta aturan mengenai batas usia prajurit TNI". Ujar Danrem terdengar ramah dan santun.
Artikel Terkait
Tarif Trump Guncang Pasar Global, IHSG Sempat Terjun Bebas Pasca Libur Lebaran
Kapolda Sulut dan rombongan Cek Kesiapan PSU di Essang Kabupaten Kepulauan Talaud
Kunker Perdana di Talaud, Kapolda dan Wakapolda Sulut Disambut Adat dan Cek Kesiapan PSU.
Kunker Danrem 131/Stg Brigjen TNI Martin Susilo M Turnip, S.H bersama rombongan di Talaud
Kasus Hibah GMIM Seret 4 Loyalis Olly Dondokambey dan Mertua Ponakan
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik Usai Libur Lebaran
Hein Arina Tersangka Korupsi Hibah GMIM, Kerabat Dekat Olly Dondokambey
Banteng Taklukan Garuda Dua Kali di Talaud, Welly Titah - Anisya Bambungan Nahkoda Baru Talaud
RUPS-LB BSG Tunjuk Empat Komisaris Baru, Didominasi Tim YSK-Victory
Gorontalo Siap Angkat Kaki dari BSG, Adhan Dambea : Pisah dari Sulut Saja Berani Apalagi Hanya dengan Bank!