Manado, Sulutzone.com - PT Bank Sulut Gorontalo (BSG) melakukan perombakan jajaran komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar di Kantor Pusat BSG, Manado, pada Rabu (9/4/2025). Hasilnya, empat nama baru mengisi kursi komisaris, yang menariknya, didominasi oleh tokoh-tokoh yang merupakan tim sukses (TS) Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut sebelumnya.
Keempat komisaris baru tersebut adalah:
- Ramoy Markus Luntungan, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Sukses (TS) YSK-Victory, kini menduduki posisi strategis sebagai Komisaris Utama.
- Sam Sachrul Mamonto, seorang pendukung YSK-Victory, didapuk menjadi Komisaris Independen.
- Djafar Alkatiri, yang juga merupakan bagian dari Tim Sukses (TS) YSK-Victory, mengisi posisi Komisaris Independen.
- Jacklyn Koloay, seorang Tim Sukses (TS) YSK-Victory dan diketahui merupakan ipar dari Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie, kini menjabat sebagai Komisaris Independen.
Satu-satunya komisaris lama yang tetap dipertahankan oleh para pemegang saham adalah Max Kembuan, perwakilan dari PT Mega Corpora, yang kini menjadi salah satu Pemegang Saham Pengendali (PSP) BSG.
RUPS kali ini terasa berbeda dengan sebelumnya karena dipimpin oleh dua Pemegang Saham Pengendali (PSP), yakni Gubernur Provinsi Sulawesi Utara dan PT Mega Corpora. Penambahan PT Mega Corpora sebagai PSP dikarenakan BSG kini resmi tergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) Permodalan Bank Mega.
Rapat penting ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail, para Pemegang Saham Daerah (Bupati dan Walikota) se-Sulawesi Utara, serta perwakilan Koperasi Karyawan (Kopkar) BSG.
Melalui postingan di akun resmi yuliusselvanusofficial, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyampaikan kehadirannya bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay dalam RUPS Tahunan Buku 2020 dan RUPS Luar Biasa (LB) PT. Bank SulutGo. Ia juga menyebutkan kehadiran Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan para Bupati/Walikota se-Sulut dalam rapat yang bertujuan untuk kepentingan dan kemajuan provinsi dalam pengelolaan keuangan. Perwakilan PT. Mega Corpora (CT Corp) sebagai PSP juga turut hadir.
Lebih lanjut, dalam postingannya, Yulius Selvanus mengungkapkan bahwa para direksi yang ada tetap dipertahankan. Namun, terjadi pergantian pada unsur komisaris, di mana empat komisaris baru telah ditunjuk. Gubernur menekankan bahwa komisaris baru ini dinilai handal dan diberikan kewenangan yang cukup besar dalam pengawasan direksi, terutama dalam pengelolaan keuangan agar lebih efisien.
"Usai RUPS dari hasil rapat tersebut saya dan Pak Victor mempertahankan para direksi yang sudah ada. Namun untuk unsur-unsur komisaris telah mengalami pergantian, ada empat yang kita ganti. Empat komisaris yang baru diganti ini cukup handal, karena komisaris yang diganti ini kita beri kewenangan cukup besar dalam pengawasan direksi, khususnya dalam pengelolaan keuangan yang berjalan. Jadi lebih banyak kepada efisiensi diawasi oleh dewan komisaris," tulis Yulius Selvanus.
Gubernur Sulut berharap perpaduan antara direksi lama dan komisaris baru dapat membentuk tim yang solid untuk mencapai target laba Rp400 miliar di akhir tahun 2025 demi kemajuan Provinsi Sulawesi Utara.
Adapun beberapa agenda penting yang dibahas dan diputuskan dalam RUPS-LB kali ini meliputi:
- Pemaparan kinerja BSG tahun 2024 dan Rencana Bisnis Bank untuk tahun 2025 oleh Direktur Utama Revino Pepah.
- Penetapan Penggunaan Laba Bersih tahun buku 2024.
- Penetapan dana Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Keuangan Berkelanjutan 2025.
- Pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik.
- Pengesahan dana setoran modal tahun 2024-2025.
- Tindak lanjut implementasi KUB PT. Mega Corpora sebagai ultimate shareholder selain Pemprov Sulut.
- Disepakati bahwa keanggotaan BSG dalam KUB PT Mega Corpora akan berlangsung hingga pemenuhan modal inti sebesar Rp3 Triliun tercapai, setelah itu BSG akan terlepas dari KUB.
Penunjukan empat komisaris baru yang memiliki kedekatan dengan Gubernur Sulut ini, sebagaimana yang diungkapkan dalam postingan resminya, menjadi sorotan dan diperkirakan akan membawa dinamika baru dalam pengelolaan PT Bank Sulut Gorontalo ke depan, dengan harapan tercapainya target yang telah ditetapkan.
Artikel Terkait
Kapolres Kepulauan Talaud AKBP. Arie Sulistyo Nugroho Hadiri Rapat Koordinasi PSU Di Aula KPU
Dugaan Malpraktik Medis: Keluarga Ungkap Kejanggalan di RSUP Kandou Malalayang Pasca Operasi Batu Ginjal
Tarif Trump Guncang Pasar Global, IHSG Sempat Terjun Bebas Pasca Libur Lebaran
Kapolda Sulut dan rombongan Cek Kesiapan PSU di Essang Kabupaten Kepulauan Talaud
Kunker Perdana di Talaud, Kapolda dan Wakapolda Sulut Disambut Adat dan Cek Kesiapan PSU.
Kunker Danrem 131/Stg Brigjen TNI Martin Susilo M Turnip, S.H bersama rombongan di Talaud
Kasus Hibah GMIM Seret 4 Loyalis Olly Dondokambey dan Mertua Ponakan
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik Usai Libur Lebaran
Hein Arina Tersangka Korupsi Hibah GMIM, Kerabat Dekat Olly Dondokambey
Banteng Taklukan Garuda Dua Kali di Talaud, Welly Titah - Anisya Bambungan Nahkoda Baru Talaud