MAKNA DAN IMPLIKASI FIRMAN.
- Setiap orang percaya harus menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya Allah. Sikap percaya ini meliputi pengakuan akan Tuhan Allah yang berdaulat, serta menyaksikan kedaulatan-Nya ke dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadikan Tuhan Allah sebagai prioritas utama dalam semua aspek kehidupan.
- Setiap orang percaya harus bersikap tegas menolak segala bentuk penyembahan kepada ilah-ilah lain dalam segala bentuknya. Masih ada orang percaya menganggap, bahwa ada kekuatan di balik batu besar, pohon besar, di gunung-gunung dan lain sebagainya. Tuhan Allah adalah otoritas satu-satunya melampaui segala otoritas yang ada di dunia, karena itu hidup orang percaya harus berada di bawah otoritasNya.
- Orang percaya kiranya tetap menjalani kehidupan sehari-hari dengan tidak menjadi materialistis, tidak menjadikan kesenangan dan kepuasan diri sebagai prioritas utama sehingga menjadi hedonistis dan individualistis. Janganlah meragukan kuasa Tuhan Allah dengan pergi mencari perlindungan dan pertolongan pada yang memiliki kekuatan tertentu. Sebab, menjadikan hal-hal lain sebagai ilah selain Tuhan Allah adalah dosa.
- Kasih Tuhan Allah itu tanpa batas, sebab walaupun identitas sebagai umat pilihan telah dirusak karena dosa, tetapi Ia tetap berinisiatif untuk memulihkan. Tuhan Allah memiliki kemampuan tak terbatas untuk membuat datangnya kehidupan baru walaupun dari tempat kering sekalipun. Dikiaskan dengan kesuburan bagi tanah dan terpeliharanya anak cucu. Hal inilah yang dapat menjadi landasan terhadap tanggungjawab orang percaya dalam pelestarian lingkungan hidup di mana pada setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup. Keselamatan Tuhan Allah universal, terbuka bagi semua orang yang telah dinyatakan secara sempurna oleh Yesus Kristus. Panggilan bagi Gereja masa kini adalah untuk mengabarkan keselamatan kepada semua ciptaan sehingga akan banyak orang mengaku bahwa Tuhan Allah dalam Yesus Kristus adalah Yang Awal dan Yang Akhir.
PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:
Apa yang dimaksud “Tuhan satu-satunya Allah” menurut Yesaya 44:1-8?
Mengapa masih ada orang percaya dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan sikap percaya kepada ilah lain? Jelaskan dan berikan contoh.
Bagaimana seharusnya sikap hidup yang menggambarkan bahwa, Tuhan adalah satunya-satunya Allah?
NAS PEMBIMBING: Yohanes 17:3
POKOK-POKOK DOA:
- Gereja di dalamnya orang percaya waspada terhadap penyesatan zaman ini melalui penyembahan berhala modern.
- Gereja tetap setia kepada Tuhan Allah di tengah-tengah masa kesukaran, sambil tetap berpengharapan pada pertolongan-Nya.
- Gereja bertanggungjawab pada pelestarian lingkungan hidup, dalam keyakinan bahwa lingkungan hidup adalah milik Tuhan Allah.
TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK I
NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Panggilan Beribadah: KJ No.60 “Hai Makhluk Alam Semesta”
Artikel Terkait
Kontroversi Restoran Ayam Goreng Widuran Solo: Kasus Nonhalal yang Mengguncang Reputasi Kota Solo
Pemerintah Siapkan Bantuan Subsidi Upah dan Program Diskon di Tengah Pemulihan Ekonomi
Kabar Gembira Talaud: SK P3K dan CPNS Diserahkan, Pj. Bupati Tekankan Dedikasi Melayani
Lomba Mancing Polsek Nanusa Kepulauan Talaud Dalam Rangka Memperingati Hut Bhayangkara Ke 79
KPU Talaud Gelar Internalisasi PKPU 1 Tahun 2025 Tingkat Pemahaman Regulasi Pemilu
Surat Permohonan Dandim Viral: Bantuan untuk Keluarga atau Penyalahgunaan Wewenang?
Sampah Pasca Hujan Banjiri Pantai Sindulang, Wali Kota Manado Langsung Turun Tangan!
Wali Kota Manado Hadir, Munas APKASI Resmi Dibuka di Minut!
Polri Tegaskan Komitmen Operasi Premanisme Hingga Tuntas
Sambut Hari Bhayangkara ke 79, Polsek Rainis Kepulauan Talaud Gelar Lomba Mancing