Paniki
Bagi sebagian orang, paniki bisa menjadi kuliner yang ekstrem, karena menggunakan daging kelelawar sebagai bahan utama. Daging kelelawar ini dimasak dengan santan, bumbu rempah, dan cabai, menghasilkan rasa pedas dan gurih yang unik.
Meskipun tidak semua orang berani mencoba, paniki tetap menjadi hidangan yang populer di Manado. Ini adalah contoh bagaimana masyarakat lokal memanfaatkan bahan pangan yang ada di sekitar mereka untuk menciptakan hidangan yang penuh rasa dan tradisi.
Gohu Ikan
Gohu ikan adalah hidangan segar yang terbuat dari ikan mentah yang dipotong kecil-kecil, kemudian diberi perasan jeruk nipis, bumbu rempah, dan irisan cabai. Rasanya yang asam, pedas, dan segar sangat cocok dinikmati di tengah cuaca panas. Gohu ikan mencerminkan kearifan lokal masyarakat pesisir yang menggunakan hasil laut segar sebagai bahan utama dalam masakan mereka.
Nasi Kuning Manado
Nasi kuning Manado berbeda dengan nasi kuning dari daerah lain. Nasi ini dimasak dengan santan dan rempah-rempah tradisional, sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan tekstur yang lembut.
Biasanya disajikan dengan pelengkap seperti abon, telur, irisan timun, dan sambal pedas, menjadikan nasi kuning Manado sebagai pilihan sarapan favorit di kalangan masyarakat. Nasi kuning ini juga sering hadir dalam berbagai perayaan dan acara penting di Manado.
Klappertaart
Sebagai penutup, klappertaart adalah makanan manis yang terbuat dari kelapa muda, susu, dan mentega. Dengan tekstur lembut dan rasa yang manis, klappertaart sering dijadikan hidangan penutup dalam berbagai acara di Manado.
Terinspirasi oleh pengaruh Belanda, kue ini tetap memiliki sentuhan lokal yang menjadikannya unik. Kini, klappertaart dapat ditemukan dengan mudah di berbagai toko kue dan restoran di Manado.
Baca Juga: Heboh! Tinutuan dan Paniki Masuk Daftar Makanan Terburuk Di Dunia , Ini Alasannya
Restoran Dan Warung Terbaik Di Manado
Untuk mencicipi kelezatan kuliner khas Manado, Anda bisa mengunjungi beberapa restoran dan warung terbaik di kota ini. Banyak tempat makan yang menawarkan pengalaman kuliner otentik dengan rasa yang terjaga, baik di rumah makan tradisional maupun restoran modern.
Mengunjungi tempat-tempat makan di Manado tidak hanya memberi Anda kesempatan untuk menikmati makanan lezat, tetapi juga merasakan kehangatan dan keramahan masyarakat lokal.
Artikel Terkait
Mulai Jumat, Warga Manado, Sulawesi Utara Nikmati 16 Bus BTS Gratis Selama Tiga Bulan
Dukung Penuh Mitigasi Bencana, Kapolsek Melonguane Ipda E.V. Gagola, SH Hadiri Peletakan Batu Dasar Talud di Pantai Belakang Bandara
Teguhkan Soliditas TNI-Polri di Perbatasan, Kapolsek Miangas, Ipda Kristo Pontoh Beri Semangat Anggota Koramil yang Terkena Strok Ringan
Minahasa Induk: Mengenang Titik Awal Mitos Toar Lumimuut dan Cahaya Peradaban Malesung Jantung Sejarah dan Identitas Suku Minahasa
Bukan Sekadar "Sultan Baru", Sulut Penentu Keseimbangan Ekonomi Nasional
Persma 1960 Gelar Seleksi Terbuka GRATIS! Cari Talenta Kelahiran 2005-2008, Satu Komando Petarung!!!
Kejati Sulut Usut Dugaan Korupsi Bantuan Erupsi Gunung Ruang Sitaro Rp 35,7 Miliar, Kini Masuk Penyidikan
Timnas U-22 Indonesia Siap Hadapi SEA Games 2025, Indra Sjafri Katakan Ini
PLN Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Ajak Warga Jaga Jarak Aman dari Jaringan Listrik dan Antisipasi Potensi Bahaya Listrik
Bhayangkari Talaud Cetak Sejarah, Sukses Ikuti Workshop Ecoenzyme Serentak Demi Rekor MURI