Penting Disimak! 5 Alasan Konsumen Diminta Jangan Buru-Buru Beli Mobil Listrik

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 8 Juli 2025 | 22:35 WIB
Foto ilustrasi mobil listrik. (MichaelFousert)
Foto ilustrasi mobil listrik. (MichaelFousert)

3. Nilai Jual Kembali yang Tidak Menentu

Bagi mereka yang biasa berganti mobil tiap beberapa tahun, mobil listrik belum bisa memberi jaminan.

“Harga jual bekas mobil listrik masih ‘abu-abu’,” kata ulasan itu.

Faktor degradasi baterai dan cepatnya perkembangan teknologi membuat mobil listrik bekas kurang diminati pasar, berbeda dengan mobil konvensional yang sudah punya rekam jejak.

Baca Juga: Viral Wuling Air EV di Bandung Tetiba Hangus, Instagram Wuling Digeruduk Netizen: Mobil Listrik Kebakar Tuh, Min!

4. Biaya Penggantian Baterai yang Tinggi

Meski memiliki efisiensi bahan bakar dan perawatan, biaya jangka panjang menjadi kekhawatiran.

"Hidden cost jangka panjang harus disiapkan untuk penggantian baterai," jelas narasi tersebut.

Dengan harga baterai yang bisa tembus puluhan bahkan ratusan juta rupiah, konsumen perlu mempertimbangkan biaya ini dalam jangka panjang, terutama setelah masa garansi habis.

5. Tidak Sesuai Semua Gaya Hidup

Terakhir, mobil listrik disebut belum cocok untuk semua orang.

“Mobil listrik tidak cocok untuk semua orang atau gaya hidup,” jelas video tersebut.

Ulasan dari Chris Delano ini menghadirkan suara dari sisi pengguna yang seringkali tak terdengar di tengah promosi besar-besaran.

Dengan memahami lima alasan ini, calon pembeli diharapkan bisa mengambil keputusan yang lebih bijak, tidak hanya tergiur tren, tetapi juga siap menghadapi tantangan riil penggunaan mobil listrik di Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X