Buntut Pelecehan Nama Ibunda Presiden Prabowo, GEMPAR Indonesia: Permintaan Maaf Vonny Paath Tak Hentikan Proses Etik

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Senin, 7 Juli 2025 | 21:25 WIB
Gempar Indonesia DPD Sulut (Ist)
Gempar Indonesia DPD Sulut (Ist)

MANADO, 7 Juli 2025 – Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR Indonesia) DPD Sulawesi Utara menegaskan bahwa meski ada potensi permintaan maaf, Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulawesi Utara tetap wajib memproses etik Anggota DPRD Vonny Paath. Ini terkait candaannya yang menyeret nama Ibu Presiden Dora Marie Sigar, sebuah insiden yang telah melukai banyak pihak dan memicu kemarahan publik.

Vonny Paath menjadi sorotan tajam setelah candaannya yang memelesetkan singkatan RSUD ODSK menjadi "Oma Dora Sigar Kawanua" viral di media sosial. Candaan ini dinilai tidak etis dan merendahkan martabat seorang Ibu Negara.

Baca Juga: Buntut Dugaan Pelecehan Nama Ibunda Presiden Prabowo Subianto, Jems Tuuk Tantang BK DPRD Sulut Panggil Vonny Paath

Ketua GEMPAR Indonesia DPD Sulut, Ovel Mait, menyatakan bahwa tindakan Vonny Paath tidak hanya tidak pantas, tetapi juga mencederai nama tokoh besar. "Sangat tidak layak pernyataan yang dibuat lelucon tersebut disampaikan langsung oleh oknum anggota DPRD Provinsi Sulut. Klarifikasi dan permintaan maaf memang kami tuntut, namun proses etik wajib berjalan," ujar Ovel Mait.

Pimpinan DPP GEMPAR dan Koordinator Wilayah (Korwil) GEMPAR Sulawesi, Billy Kumaseh, turut menekankan pentingnya tindakan tegas. "Pernyataan ini sudah viral hingga tingkat nasional. Penting bagi BK untuk menunjukkan profesionalisme dan ketegasan demi menjaga kepercayaan publik terhadap wakil rakyat," kata Billy Kumaseh.

Baca Juga: Ngeri!!! Nama Ibunda Presiden Prabowo Subianto Dijadikan Candaan Anggota DPRD Sulut dari PDIP, Gerindra Sulut Mana Suaranya?

Desakan untuk proses etik ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menuntut permintaan maaf, tetapi juga tindakan nyata untuk menegakkan etika dan disiplin bagi para wakil rakyat. Hingga berita ini diturunkan, publik menanti langkah konkret dari Badan Kehormatan DPRD Sulawesi Utara.

Diketahui,Generasi Muda Pembaharu Indonesia merupakan organisasi Binaan Hasjim Djojohadikusumo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X