SULUTZONE - Hal yang menyedihkan yang dialami Putri Candrawathi terungkap dalam persidangan.
Sambil menangis Putri Candrawathi mengungkapkan bahwa dirinya selama ini dirinya diam dan ikhlas.
Diketahui, Putri Candrawathi terseret dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Baca Juga: Putri Candrawathi Menangis di Ruang Sidang: Membanting Saya Tiga Kali, Perkosaan dan Penganiayaan
Atas pertanyaan Hakim, Putri Candrawathi (PC) mengatakan bahwa dirinya mengalami kekerasan seksual dan pengancaman.
"Mohon maaf yang mulia, mohon izin, terjadi adalah memang Yosua (Brigadir J) melakukan kekerasan seksual," kata Putri.
"Pengancaman dan juga penganiayaan dan membanting saya tiga kali ke bawah. Itu yang benar-benar terjadi," tuturnya.
Baca Juga: Putri Candrawathi Diperiksa Sebagai Saksi Untuk Bharada E, Sang Kuasa Hukum Khawatir
"Kalaupun Polri memberikan pemakaman seperti itu, saya juga tidak tahu. Mungkin ditanyakan kepada institusi Polri," kata Putri dengan nada bersedih.
"Bisa ditanyakan ke institusi Polri, kenapa bisa memberikan penghargaan kepada orang yang sudah melakukan perkosaan dan penganiayaan serta pengancaman kepada saya ibu Bhayangkari," kata Putri Candrawathi sambil menangis.
Lanjut Hakim, akibat kejadian di Duren Tiga, 95 orang diajukan ke kode etik dan ini peristiwa terbesar dalam sejarah Kepolisian.
Baca Juga: Ciri-ciri Orang Yang Diperkosa, Kata Kamaruddin Simanjuntak Bukan Seperti Putri Candrawathi
"Dari pernyataan saudara tadi, saudara menyudutkan kembali mengenai Mabes Polri," ucap Hakim.
"Sangatlah tidak adil statement saudara seperti itu," kata Hakim.
Artikel Terkait
Suara Hati Ibu Bharada E Kepada Ibunda Brigadir J; Hancur Hati Saya Tak Sehancur Hati Ibu Rosti
Benarkah Bharada E Telah Berkata Jujur? ini Kata Kamaruddin Simanjuntak
Ciri-Ciri Wanita yang Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo Diungkap Pengacara Bharada E
Bharada E sebagai JC, Ketua LPSK: Dapat Keringanan Hukuman, Remisi dan Hak Terpidana
Ferdy Sambo Sebut Tidak Ada Perintah Menembak, Bharada E Tetap Tegas Ungkap Hal Ini
Ferdy Sambo dengan 'Hajar Cad, Bharada E: 'Woy kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat kau tembak!’
Pembunuhan Brigadir J, Bharada E : Kata FS: Kalau Kamu yang Tembak Yosua, Nanti Aku yang Jaga Kamu: Kamu Aman
Hasil Balistik! Pengacara Bharada E: Dua Serpihan Peluru di Kepala Yosua tidak Identik dengan Senjata Richard
Tagar 'Save Bharada E' dan 'Torang Deng Icad' Ramai di TikTok: Dtonton Jutaan Netizen
Putri Candrawathi Diperiksa Sebagai Saksi Untuk Bharada E, Sang Kuasa Hukum Khawatir