"Ujung2 nya kata maaf, dan memperbaiki kinerja lapanganlapangan. Pengalaman saya waktu pihak PLN pihak ke tiga waktu pergantian meteran, petugas - petugas dilapangan, melaksanakan tugas dengan surat2 yang sudah lewat tanggal tugas, n tetap melaksanakan pergantian meteran dengan dalih 1001 cara,"kesal akun Crown Crown Poer.
"kt rasa samua setuju masalah wajib membayar listrik di PLN. dan tidak dibenarkan klo torang pake listrik tanpa membayar. tapi yang di sesalkan adalah tindakan orang PLN dilapangan yang tanpa persetujuan pemilik rumah, bahkan tanpa meminta izin masuk pekarangan rumah. atau tidak ada orang di rumah sepeerti terjadi di rumah kawan saya Bayu Pratama itu juga tidak bisa dibenarkan. secara etika, sopan santun, bobahasaan yang slalu di junjung oleh masyarakat mongondow khususnya kotamobagu itu sangat bertolak belakang.
jadi tuk yang pro PLN, saya juga pro kalau harus membayar karena jelas saya tidak pernah nunggak bayar listrik. tapi saya kontra masalah pencabutan/pemutusan secara sepihak. mungkin lebih di tingkatkan lagi pelatihan pelayanan orang lapangan dengan masyarakat agar bisa lebih ramah. takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan di kemudian hari,"tulis Iyai Arbie di kolom komentar, yang saat ini sudah 17 kali dibagikan.