SULUTZONE - kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat kembali digelar.
Sidang kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat menghadirkan terdakwa Bharada E dan saksi dari pihak keluarga Brigadir J.
Pesan orang tua Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat kepada Bharada E sangat menyesakkan dada siapapun yang mendengarkan.
Baca Juga: Viral! Nikita Mirzani: Kalian Jahat Semua disini, Kalian enggak Punya Hati Nurani
Orang tua Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan tegar menyampaikan pesannya kepada Bharada E dengan memohon agar dapat berkata jujur dalam persidangan.
Keluarga mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) sebagai saksi terhadap Terdakwa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E
Sebelum persidangan ditutup, orang tua mendiang Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak menyampaikan pesan kepada Bharada E.
Baca Juga: Nikita Mirzani Resmi Ditahan! Histeris dan Katakan ini
"Yang saya mohon sebelumnya, Yang Mulia, saya mohon pada Bharada E, coba lihat saya nak. Kamu harus berkata jujur," ujar Rosti Simanjuntak di PN Jaksel, Selasa, 25 Oktober 2022.
"Apa yang kamu lihat, apa yang kamu rasakan saat kejadian, saya mohon di persidangan selanjutnya, di depan hakim Yang Mulia, kamu jujur. Tuhan Yesus berkati," sambungnya.
Rosti juga meminta kepada Bharada E untuk mengungkap fakta kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di persidangan selanjutnya. Dia menegaskan agar Terdakwa tidak menutupi kebohongan serta rekayasa yang dibuat Ferdy Sambo Cs.
Baca Juga: Objek Diduga Cagar Budaya di Kotamobagu! Tim Ahli BPCB: Besok Sidang Penetapan 6 ODCB
"Anak saya sudah terbunuh secara keji, masih juga selalu difitnah rekayasa mereka. Jadi Bharada E ada di dalam ya, mohon. Karena kita diajarkan saling berkata jujur dan saling mengampuni. Berkata jujurlah, jangan ada yang ditutupi. Jangan ada pembohong,” tuturnya.
“Sebagai orang tua, ibu yang betul-betul berduka, berat dengan kepergian anak kami yang suda dirampas nyawa. Sebenarnya secara manusia, kalian tidak ada hati nurani sedikitpun pada anakku, menyelamatkan anakku,” tambahnya.