nasional

Belum 3 Bulan usai Bencana di 2025, Bupati Tapteng Kini Ungkap Wilayahnya Kembali Dilanda Banjir dan Longsor

Jumat, 20 Februari 2026 | 09:58 WIB
Menyoroti bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. (Instagram.com/@masinton)

Sulutzone.com - Bencana banjir dan tanah longsor kembali melanda wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Peristiwa itu terjadi saat warga belum sepenuhnya pulih dari banjir bandang dan longsor pada tiga bulan lalu.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 1.600 orang di Tapanuli Tengah masih mengungsi sejak dilanda bencana pada akhir November 2025 lalu.

Terkini, bencana banjir dan longsor susulan yang melanda sejumlah wilayah pedesaan di Tapteng, menyita perhatian publik di media sosial.

Terlebih, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, turut membagikan kondisi terkini berbagai wilayahnya yang kembali dilanda bencana.

"Banjir dan longsor susulan di Tapanuli Tengah, pascabencana pada 25 November 2025," tulis Masinton dalam unggahan Instagram pribadinya @masinton, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Duka Bencana di Tapanuli Tengah

Dalam pernyataannya, Bupati Tapteng membeberkan ihwal banjir yang melanda pemukiman warga dalam sepekan terakhir.

"Dalam satu minggu ini, Tapanuli Tengah mengalami dua kali banjir kembali, yaitu 11 Februari 2026 dan 16 Februari 2026," terang Masinton.

Terlihat dalam cuplikan videonya, Bupati Tapteng mengungkapkan rumah dan pemukiman warga yang turut terendam dan jalanan yang terputus akibat bencana tersebut.

"Jalan amblas terputus, terjadi longsoran kembali," papar Masinton.

"Warga yang di daerah rawan banjir dan longsor sudah dievakuasi," sambungnya.

Bupati Tapteng: Cobaan yang Berat

Masinton menyebutkan, lokasi evakuasi seperti GOR, sekolah dan fasilitas umum di kecamatan dan desa telah kembali difungsikan sebagai tempat evakuasi.

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB