nasional

Wisata Guci Diterjang Banjir Bandang: Pipa Sampai ke Pantai Larangan hingga Kebijakan Tiket Gratis Selama Pemulihan Kawasan Terdampak

Selasa, 27 Januari 2026 | 12:37 WIB
Kondisi Pantai Larangan dan Guci pascabanjir di lereng Gunung Slamet. (TikTok / hallopuspita)

Sulutzone.com - Kayu gelondongan berbagai ukuran terlihat memenuhi area Pantai Larangan, Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Tegal, Jawa Tengah.

Kayu-kayu tersebut diduga terbawa oleh aliran banjir yang sebelumnya menerjang kawasan wisata pemandian air panas Guci.

Kondisi Pantai Larangan saat ini dapat diketahui dari banyak unggahan warga di media sosial saat datang ke lokasi.

Pantai Larangan Penuh Kayu dan Pipa dari Guci

Salah satu unggahan viral warga di akun TikTok @hallopuspita, menunjukkan hamparan Pantai Larangan yang penuh dengan kayu.

“Keadaan laut Larangan, Tegal. Please, ini kayu dari mana?” ujar perekam video, dikutip pada Senin, 26 Januari 2026.

Kemudian dari video lain, terungkap bahwa tak hanya kayu gelondongan yang terbawa, tetapi pipa air dari Guci.

“Pipanya Guci sampai ke sini nih, kebawa ombak. Pipanya banyak banget,” dikutip dari unggahan akun TikTok @dyaz.ananda.

Dalam penuturannya, ia juga mengatakan bahwa pipa yang sebelumnya ada di Guci, sebagian sudah dibawa oleh orang-orang.

“Pipanya banyak banget, sudah diambilin sama orang-orang,” lanjutnya.

Banjir Bandang di Kawasan Guci

Sebelumnya, banjir bandang yang terjadi di lereng Gunung Slamet juga menerjang kawasan obyek wisata Pemandian Air Panas Guci pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Setidaknya, ada 3 lokasi di Guci yang mengalami kerusakan parah karena meluapnya Sungai Gung Guci, yakni Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Air Barokah.

Banjir yang membawa lumpur dan kayu gelondongan itu juga turut merusak fasilitas yang ada di lokasi.

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB