nasional

BEM Nusantara Desak Presiden Prabowo Seriusi Masyarakat Luwu Raya

Senin, 26 Januari 2026 | 14:46 WIB
Sekretaris pusat BEM Nusantara ikut memperjuangkan DOB Luwu Raya (Stefanus Goni)

Ketiga, Stabilitas Sosial, ia meminta pemerintah pusat untuk tidak membiarkan aspirasi ini menggantung tanpa kepastian guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Kami di BEM Nusantara berdiri bersama rakyat Luwu. Ini bukan soal memecah belah, melainkan tentang menunaikan janji sejarah sejak era Orde Lama. Presiden Prabowo harus membuktikan bahwa kepemimpinannya hadir sebagai pendengar yang baik bagi daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tegas Mahliga.

Baca Juga: Instruksi Tegas Dandim Talaud: Prajurit Harus Jadi Teladan dan Hindari Segala Bentuk Konflik

Desakan Pencabutan Moratorium

Lebih lanjut, BEM Nusantara menyoroti hambatan teknis berupa moratorium pemekaran daerah.

Mahliga meminta pemerintah melakukan kajian khusus atau diskresi bagi strategi wilayah seperti Luwu Raya yang secara geografis, administratif, dan kemandirian ekonomi sudah sangat layak untuk berdiri sendiri.

Baca Juga: Situasi Memanas di Lanal Melonguane, Wabup Anisya Bambungan Pasang Badan Redam Amarah Massa

Pernyataan sikap ini ditegaskan sebagai awal dari pengawalan panjang BEM Nusantara terhadap isu kedaerahan.

Jika tidak ada respons konkret dalam waktu dekat, BEM Nusantara berencana melakukan konsolidasi nasional dengan elemen mahasiswa lainnya untuk memperkuat gerakan kolektif hingga aspirasi rakyat Luwu yang didengarkan oleh Istana.

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB