"Se-Indonesia dibawakan semen untuk menutup lubang api itu pasti tidak dapat menutupi separuhnya," terang Gimah.
Ceritakan Kondisi Rumahnya saat Semeru Erupsi
Dalam kesempatan yang sama, Gimah mengungkapkan kondisi rumahnya yang terselimuti abu vulkanik akibat erupsi Semeru pada November 2025 lalu.
"Saya lahir dan besar di sini, jadi pahitnya erupsi saya tahu betul," ungkapnya.
"Rumah saya tertutup abu, semuanya kena," sambung Gimah.
Gimah memastikan kondisinya bersama sang suami selamat dalam peristiwa tersebut.
"Saya dan suami selamat, Alhamdulillah," terangnya.
Motor Kesayangan Jadi Penyelamat
Warga Lumajang itu juga menceritakan tentang motor kesayangannya yang sempat menjadi penyelamat dirinya, dari kejaran abu vulkanik saat erupsi Semeru itu terjadi.
"Tapi ini motor saya tenggelam, kalau tidak ada motor ini, mungkin saya ikut tenggelam, Pak," terang Gimah.
Gimah menceritakan, saat itu dirinya bersama suami sempat menyelamatkan diri dari dengan menggunakan sepeda motor tersebut.
Di tengah jalan, Gimah menghadapi medan yang sulit sehingga terpaksa meninggalkan motornya demi keselamatan.
"Kalau saya waktu itu lari menggunakan kaki, mungkin saya juga tenggelam seperti motor ini," ucapnya bersyukur.
"Soalnya saat itu yang lari lebih cepat lavanya daripada saya," tandas Gimah.*