Namun, jika isu pencabutan sepihak itu terbukti benar, Agus meminta agar oknum pejabat yang terlibat harus ditindak tegas.
“Jika isu itu benar, pejabat yang bertindak berlebihan dengan mencabut kartu identitas liputan harus dicopot. Tidak cocok model pejabat seperti itu handle kegiatan wartawan,” tegasnya.
Agus menambahkan, tindakan sensitif seperti ini berpotensi menimbulkan kesan negatif yang dapat merusak citra Presiden Prabowo.
“Tindakan berlebihan justru merusak citra Presiden Prabowo. Tapi jujur saja sampai sekarang, saya belum dapat penjelasan langsung dari Istana,” tutup Agus.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana Negara belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden pencabutan ID Card wartawan tersebut.
***