Profil dan Sejarah Presiden Soeharto dalam Perjalanan Bangsa Indonesia

photo author
Kamal Babay, Sulut Zone
- Sabtu, 4 Maret 2023 | 22:04 WIB
Peristiwa Surat Perintah 11 Maret 1966 atau Supersemar yang diberikan Presiden Sukarno kepada Jenderal Soeharto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban nasional pasca pengkhianatan G30S/PKI. (Dok.30 Tahun Indonesia Merdeka)
Peristiwa Surat Perintah 11 Maret 1966 atau Supersemar yang diberikan Presiden Sukarno kepada Jenderal Soeharto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban nasional pasca pengkhianatan G30S/PKI. (Dok.30 Tahun Indonesia Merdeka)

Ia memperkenalkan kebijakan ekonomi liberal dan membangun infrastruktur yang kuat, seperti jalan tol dan bendungan.

Ia juga memperkenalkan program-program sosial, seperti Program Keluarga Berencana, yang bertujuan untuk mengendalikan populasi Indonesia yang semakin membesar.

Baca Juga: Ketahui 3 Mobil Termahal di Pasaran Saat Ini, Ada Yang Capai 230 Miliar Rupiah

Di sisi politik, Soeharto memperkenalkan ideologi "Pancasila" sebagai landasan filosofis bagi negara Indonesia.

Ia juga membentuk "Dwifungsi ABRI" (Dwifungsi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) yang mengatur bahwa Angkatan Bersenjata Indonesia memiliki peran ganda sebagai penjaga keamanan negara dan sebagai pengawas politik.

Kontroversi

Baca Juga: Signal Peringatan Keras Kapolres Bolmut Bikin Debt Collector Kalang Kabut 

Di sisi lain, masa pemerintahan Soeharto juga diliputi oleh berbagai kontroversi.

Ia dianggap sebagai sosok yang sangat otoriter dan sering melakukan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk pembunuhan dan penghilangan orang secara rahasia.

Selain itu, ia juga dianggap sebagai sosok yang membatasi kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.

Baca Juga: DPD Gelora Bolmut Sukses Gelar 'Workshop Super Power Baru 2024', ini Kata Yanto Datunsolang

Kritik terhadap pemerintahan Soeharto semakin meningkat pada akhir tahun 1990-an, terutama setelah krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997-1998.

Pada tahun 1998, demonstrasi besar-besaran yang menuntut pengunduran diri Soeharto terjadi di seluruh Indonesia.

Akhirnya, pada 21 Mei 1998, Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia.

Baca Juga: Video Viral Oknum Debt Collector Kasar, Kapolda Fadil: Kasat Serse Jangan Lambat, Tangkap! Ini Linknya

Setelah Soeharto mengundurkan diri, Indonesia mengalami masa transisi menuju demokrasi yang baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kamal Babay

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X