"Itulah permohonan dari saya, berdasarkan fakta objektif yang saya alami dan observasi terhadap fenomena sosial, fiskal, dan konstitusional," sambung Tri.
Sebagai warga negara dan pembayar pajak, Tri mengaku merasakan langsung dampak alokasi anggaran tersebut dan menyampaikan adanya kerugian sosial.
"Saya menyatakan, pemberian hak pensiun seumur hidup pada anggota DPR melalui UU Nomor 12 Tahun 1980 menciptakan ketimpangan nyata," ucap Tri.
"Terkhusus dalam struktur jaminan sosial dan sistem pensiun di Indonesia," tutupnya.
Sindiran Lewat Lagu Oemar Bakri
Sebagai gambaran atas fenomena sosial itu, Tri menyanyikan lagu Oemar Bakri untuk menyoroti kontras antara pengabdian guru puluhan tahun dan jabatan politik sementara yang mendapat jaminan pensiun seumur hidup.
"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri," tutur Tri melantunkan lagu berjudul 'Oemar Bakri' ciptaan musisi Iwan Fals.
"Oemar Bakri, Oemar Bakri, 40 tahun mengabdi," sambungnya.
Bagi yang belum tahu, sosok Oemar Bakri terinspirasi dari Abah Landoeng, seorang guru yang pernah mendidik sang musisi semasa SMP.
Oemar Bakri dikenal sebagai orang yang mengajarkan kesederhanaan, jujur, dan masih setia mengayuh sepeda tuanya di usia senja.*
Artikel Terkait
Proses Tender Sekolah Rakyat Boalemo Diduga Cacat Administrasi, BRNR Gorontalo Buka Suara
Wujud Kepedulian, PLN UP3 Tahuna dan DPC Serikat Pekerja Tahuna Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Kepulauan Sitaro
Babinsa Bowombaru Serka Sarlis Pontoh Dampingi Pemberian Makanan Bergizi Gratis di SD Inpres Bowombaru Talaud
Perkuat Kinerja dan Soliditas di Wilayah Perbatasan, General Manager PLN UID Suluttenggo Kunjungi PLN UP3 Tahuna
Wujud Sinergi, PLN UP3 Kotamobagu Meriahkan HUT ke-116 Kota Kotamobagu dengan Prestasi dan Layanan Andal
Butuh Pasokan Listrik Sementara untuk Acara atau Proyek? Pesan lewat PLN Mobile Lebih Mudah dan Aman
Dinkes Manado Siap Resmikan Laboratorium Kesehatan Februari 2026, Cek Lokasinya
Kekayaan Kadis Pariwisata Sulut Kartika Devi Tanos Naik Drastis, Rp575 Juta pada 2026 Kini Lebih Rp23 Miliar
Diduga Sempat Terpeleset di Jalan yang Rusak dan Berlubang, Seorang Kades Sragen Protes ke Pemkab Lewat Aksi Mandi Lumpur
Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Pasar di Karanganyar Jateng, Dagangan pada Gerobak Pedagang Ikut Terbang