Dukung Pariwisata Berkelanjutan, PT KAI Ungkap Kereta Api Jadi Primadona Wisatawan Mancanegara

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Senin, 12 Januari 2026 | 08:06 WIB
Turis Mancanegara Naik Kreta (dok. Istimewa)
Turis Mancanegara Naik Kreta (dok. Istimewa)

SULUTZONE.COM – Tren perjalanan wisata di Indonesia mulai bergeser ke arah yang lebih ramah lingkungan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat adanya peningkatan signifikan penggunaan kereta api oleh wisatawan mancanegara (wisman) sebagai moda transportasi utama untuk mengeksplorasi keindahan Nusantara.

Hal ini dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong pariwisata berkelanjutan dan mobilitas rendah emisi guna menekan dampak perubahan iklim.

Solusi Mobilitas Rendah Emisi

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kereta api memiliki keunggulan komparatif dibandingkan moda transportasi lain, terutama untuk perjalanan jarak menengah.

"Sebagai bagian dari transportasi massal, kereta api memiliki tingkat emisi lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi dan pesawat untuk jarak menengah. Durasi perjalanannya juga lebih singkat daripada menggunakan mobil atau bus," ujar Anne dalam keterangan resminya, Minggu (11/1/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen nyata KAI dalam mendukung Indonesia menuju target Net Zero Emission pada tahun 2060. Penggunaan kereta api memungkinkan industri pariwisata tumbuh tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Baca Juga: INFO WISATA: Baduy Dalam Ditutup Sementara Mulai 20 Januari 2026, Ada Ritual Adat Kawalu

Stasiun Utama Sebagai Simpul Wisata

Beberapa stasiun besar telah menjadi titik keberangkatan dan kedatangan favorit para turis asing untuk menjangkau destinasi budaya hingga alam, di antaranya:

  • Stasiun Gambir (Jakarta)

  • Stasiun Bandung

  • Stasiun Yogyakarta

Anne menambahkan, stasiun-stasiun ini berfungsi sebagai simpul pergerakan wisatawan yang ingin menikmati wisata perkotaan maupun kawasan bersejarah dengan lebih efisien dan nyaman.

Dampak Ekonomi Berkelanjutan

Selain manfaat lingkungan, keberadaan transportasi kereta api juga memicu efek domino bagi perekonomian lokal di sekitar stasiun. Anne menyebut rantai ekonomi yang terbentuk sangat krusial bagi keberlangsungan usaha masyarakat.

"Rantai ekonomi di sekitar stasiun ikut tergerak. Hal ini mampu menggerakkan UMKM, perhotelan, hingga sektor ekonomi kreatif secara berkelanjutan," ungkapnya.

Dengan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi ramah lingkungan (eco-friendly destination), KAI berharap kereta api terus menjadi tulang punggung mobilitas wisatawan yang mengutamakan kenyamanan sekaligus kelestarian alam.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X