Peringatan Tiga Hari Wafatnya Affan Kurniawan, Ojol yang Ditabrak Rantis Brimob: Seruan Damai 'Jaga Warga, Jaga Indonesia'

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 23:43 WIB
Tabur bunga dan doa bersama di lokasi terlindasnya Almarhum affan. Malam ini (Istimewa)
Tabur bunga dan doa bersama di lokasi terlindasnya Almarhum affan. Malam ini (Istimewa)

JAKARTA - Untuk mengenang tiga hari wafatnya Almarhum Affan Kurniawan, seorang pemuda yang kini dikenal sebagai Pejuang Reformasi DPR, puluhan warga dari berbagai kalangan menggelar doa bersama dan menyalakan lilin duka cita.

Acara ini berlangsung pada Minggu, 31 Agustus 2025, di Jalan Penjernihan 1, Bendungan Hilir, Jakarta Barat, lokasi di mana almarhum gugur.

Acara yang dipenuhi suasana haru ini sekaligus menjadi momentum diluncurkannya gerakan moral bertajuk "Jaga Warga, Jaga Indonesia."

Inisiator gerakan ini menyerukan agar duka yang mendalam diubah menjadi energi positif untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

"Duka atas kepergian Affan tidak boleh memadamkan harapan. Justru dari titik tergelap inilah, kita harus menyalakan cahaya paling terang untuk Indonesia," ujar salah satu inisiator.

"Pengorbanan Affan harus kita muliakan dengan cara yang terhormat, yaitu dengan menghentikan kekerasan, menjaga fasilitas publik, dan memastikan tidak ada lagi nyawa tak bersalah yang melayang sia-sia."

Tiga Poin Penting Gerakan 'Jaga Warga, Jaga Indonesia'

Gerakan moral ini memiliki tiga seruan utama:

  1. Mengutuk Keras Kekerasan: Gerakan ini mengutuk segala bentuk kekerasan, baik perusakan fasilitas umum dan penjarahan, maupun tindakan represif serta penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat keamanan.

  2. Mengajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu: Gerakan ini mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan, menjadi penjaga bagi sesama warga, dan menjaga keutuhan bangsa.

  3. Mendorong Perubahan Damai: Gerakan ini mengingatkan bahwa aspirasi harus disampaikan dengan cara yang aman, damai, dan konstruktif, tanpa mengorbankan keselamatan publik.

Kepergian Affan Kurniawan diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh elemen bangsa untuk berkomitmen pada jalan damai dan mengganti energi kebencian dengan kepedulian.

"Sudah saatnya kita saling menjaga, bukan saling melukai, baik bagi rakyat maupun aparat sebagai sesama warga negara NKRI," tutup pernyataan pers tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X