Talaud, sulutzone.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud melaksanakan Upacara Tabur Bunga di Pelabuhan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud pada Minggu, (17/08/2025) Siang lalu.
Upacara dipimpin langsung oleh Danlanal Melonguane Letkol Laut (P) Yogie Kuswara, M.Tr. Opsla selaku Inspektur Upacara, serta Kehadiran Dandim 1312/Tld, Letkol Arh. Yanuar Yudistira, ST, Kapolres KepulauannTalaud, AKBP Arie Sulistyo Nugriho, SIK, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud Edwin I. Beslar, S.H., M.H, turut menambah khidmat mulai dari Bupati Welly Titah, Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, Ketua DPRD Drs. Engelbertus Tatibi, dan Angggota DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud.
Suasana semakin khidmat ketika tabur bunga diiringi lantunan lagu perjuangan Gugur Bunga dan usai upacara menyampaikan bahwa tabur bunga merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi generasi penerus tentang besarnya pengorbanan para pahlawan.
Upacara tabur bunga di Kabupaten Kepulauan Talaud berlangsung dengan penuh khidmat serta dilanjutkan dengan pemberian remisi dilapas III Lirung Kabupaten Kepulauan Talaud.
Artikel Terkait
Pengemis Keadilan: Perjungan Prof Ing Mokoginta Melawan Mafia Tanah di Sulut
Wawali Manado Ingatkan Pendidik Terapkan Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini
Viral, Charly van Houten Bebaskan Kafe Putar Lagunya Tanpa Bayar Royalti: "Justru Diberi Hadiah"
Wajib Coba! 5 Minuman Pagi Ini Rahasia Ampuh Bakar Lemak Perut, Kata Ahli Gizi
Film Animasi Indo "Merah Putih One for All" Hanya Sabet Rating 1,0 di IMDb, Penonton Duga Plot Cerita dari AI hingga Tak Gugah Emosi
Viral Ironi Bocah di Gowa yang Diduga Pungut Sisa Makanan Pejabat usai Acara HUT RI ke-80
Stok Beras Bulog Menggunung, Kemendagri Beberkan Risiko RI Merugi usai Distribusi Belum Jangkau Target 7.100 Ton per Hari
Sri Mulyani Gelontorkan Rp3,4 Triliun untuk Insentif PPN DTP Perumahan 2026
Kemendagri Soroti Anomali Harga Beras yang Tak Turun Meski Digelontor SPHP Bulog
Miris! Di SMP Negeri 8 Manado, Guru Kontrak Jadi Korban, Kepseknya Diduga Foya-Foya Dana BOS!