Sulutzone.com - Istana diwakili oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara tentang operasional penyelenggaraan haji 2026.
Untuk penyelenggaraan haji 2026 akan sepenuhnya di bawah naungan dari Badan Penyelenggara (BP) Haji.
Dengan mulai bertugasnya BP Haji ini, penyelenggaraan haji dan umrah tidak akan lagi di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pembentukan BP Haji adalah dikhususkan mengatur operasional penyelenggaraan haji dan umrah untuk jemaah Indonesia.
“Desain pembentukan Badan Penyelenggara Haji memang dimaksudkan agar ke depan, penyelenggaraan haji dilakukan oleh badan tersebut,” ujar Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Jumat, 11 Juli 2025.
Mengenai apakah BP Haji akan berubah menjadi Kementerian Haji, Prasetyo menyatakan sampai saat ini belum ada keputusan.
Pasalnya, pemerintah masih melakukan evaluasi untuk penyelenggaraan haji tahun 2025 ini.
“Kita berharap ini menjadi bagian dari proses yang komprehensif,” ucapnya.
“Kita juga berharap penyelenggaraan haji tahun depan akan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.
***
Artikel Terkait
Mega Prisilia Iroth Siap Maju dalam Pemilihan Kumtua Desa Sumarayar
Komisaris Independen PLN Tinjau PLTMG Luwuk, Pastikan Keandalan Sistem Kelistrikan di Kabupaten Banggai
Sie Propam Polres Kepulauan Talaud Laksanakan Gaktibplin Rutin Terhadap Personel
Wujudkan Visi Indonesia Maju, Bupati Welly Titah dan Forkopimda Talaud Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
Wujud Nyata Kemanunggalan TNI, Babinsa Koramil Essang Talaud Bahu-Membahu Timbun Jalan Bersama Warga Desa Lahu
Prabowo: “Sawit Tanaman Ajaib”. Strategi Ekonomi atau Ignorasi Lingkungan?
Pertajam Taring, Persija Jakarta Ikat Mauro Zijlstra dengan Kontrak Jangka Panjang
Perkuat Integritas, Dirut Lucky Senduk Lantik Pejabat Baru Perumda Pasar Manado di MBW
Seskab Teddy Bantah Isu Presiden Prabowo Gunakan Dua Pesawat Kepresidenan untuk Kunjungan Luar Negeri
Dino Patti Djalal: Prabowo Pilih Jalur Realistis, Board of Peace Jadi Opsi Tunggal untuk Damai di Gaza