Sulutzonecom -- Kabar baik bagi konsumen, harga beras di pasaran mengalami penurunan menjadi Rp 12.000 per kilogram. Namun, di balik penurunan harga ini, tersimpan dilema yang dihadapi para petani. Harga gabah mereka anjlok di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yaitu Rp 6.500 per kilogram.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa penurunan harga beras ini seiring dengan merosotnya harga gabah di tingkat petani. Padahal, produksi padi pada Januari hingga Maret 2025 diproyeksikan mengalami kenaikan hingga 50% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
"Fakta lapangan hari ini, 70% provinsi seluruh Indonesia, harga gabah di bawah HPP, Rp 6.500 yang telah ditetapkan oleh Bapak Presiden. Itu menunjukkan linier antara yang diumumkan oleh BPS, dan fakta yang terjadi sekarang, bahwa produksi naik, harga turun," terang Amran.
Menanggapi kondisi ini, Presiden Prabowo Subianto meminta Perum Bulog untuk menyerap 3 juta ton setara beras selama panen raya. Langkah ini bertujuan untuk mengintervensi harga gabah yang anjlok dan menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
"Kita sudah sepakat menyerap beras sampai April 2025 itu 3 juta ton, sebagaimana arahan Bapak Presiden sebelum bertolak ke India. Dan kita tindak lanjutnya hari ini, sudah sepakat," kata Amran.
Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran dari APBN sebesar Rp 16 triliun untuk mendukung penyerapan 3 juta ton setara beras.
Meskipun intervensi pasar dapat menjadi solusi jangka pendek, diperlukan solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan harga gabah dan beras yang fluktuatif. Kebijakan yang komprehensif, yang melibatkan petani, pedagang, dan pemerintah, dibutuhkan untuk menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan menguntungkan semua pihak.
Artikel Terkait
Pasca Bentrok Petani Kalasey Dua Minahasa dan Aparat Polisi, LBH Manado: Ibu-Ibu Mengalami Trauma
Ibu-ibu Alami Trauma, Mahasiswa dan Warga Lari ke Hutan Pasca Bentrok Petani Kalasey Dua Minahasa dan Aparat
2 Tuntutan Petani di Desa Kalasey Dua Minahasa Terkait Hak Tanah
Petani Kalasey Dua Minahasa Kembali Sampaikan Tuntutan Melalui LBH, SOLIPETRA, YLBHI: Dugaan Pelanggaran HAM
Kisah Heroik Clint: Dari Petani Sederhana Hingga Menjadi Hero di Game Mobile Legends
Salurkan Pupuk Gratis Untuk Petani, Walikota Tomohon Caroll Senduk Sampaikan Ketersediaan Pupuk Ada dan Berproses
Cap Tikus Sebagai Sumber Ekonomi Petani Minsela
Babinsa Koramil 1312-05/Essang Bantu Petani Panen Padi.
Babinsa Bantu Petani Kopra di Talaud Seorang Babinsa dari Koramil 01/Kabaruan membantu petani kopra di Desa Kabaruan, Talaud.
PGE Dukung Pengembangan Pertanian Berkelanjutan melalui Penyemprotan Pupuk Booster Katrili pada Tanaman Padi Petani Lokal di Tomohon