sulutzonecom -- Indonesia semakin serius dalam mewujudkan target kemandirian energi. Salah satu langkah konkritnya adalah dengan membangun pabrik metanol senilai Rp19 triliun di Bojonegoro. Proyek ambisius ini diharapkan dapat memperkuat produksi biodiesel dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik metanol ini merupakan langkah strategis pemerintah. "Sekarang sudah kita B40 2025, ke depan akan menjadi B50. Sudah barang tentu dalam campurannya itu ada membutuhkan metanol dan etanol. Contoh metanol di B40 kita butuh 2,3 juta ton. Arahan Bapak Presiden itu langsung juga kita bangun dalam negeri. Itu kita akan bangun di Bojonegoro,"
Menurut Bahlil, proyek bernilai Rp 19 Triliun mendapatkan dana dari investor dari dalam negeri. Kendati demikian, Bahlil tidak menyebutkan secara spesifik siapa investornya.
Artikel Terkait
Petualangan Berakhir! Bella Pemeran Video Viral Sesama Jenis 'Reset Ke Mode Pabrik'
PLN Tunjukkan IKN Dilayani Energi Bersih
SOKSI Yakin Bahlil Lahadalia Sosok Tepat Pimpin Golkar
Kongres NasDem Digelar, Jokowi Hadiri Pembukaan, Anies dan Bahlil Beri Semangat
Pertalite Mulai Dibatasi, Pertamina Dorong Transisi Energi
Golkar Sulut Dukung Yulius Selvanus - Victor Mailangkay, CEP Minta Pendukung Ikut Keputusan Ketum Bahlil Lahadalia
Sederet Fakta Unik Soal Energi Terbarukan, Ternyata Ini Alasan Sumbernya Melimpah di Sekitar Kita
Indonesia Jadi Pusat Energi Hijau Asia Tenggara: Strategi Raksasa UEA, Masdar