Indonesia Jadi Pusat Energi Hijau Asia Tenggara: Strategi Raksasa UEA, Masdar

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Selasa, 14 Januari 2025 | 08:29 WIB
Energi Terbarukan  (Ist)
Energi Terbarukan (Ist)

sulutzonecom -- Perusahaan energi bersih terkemuka berbasis di Abu Dhabi, Masdar, menegaskan bahwa Indonesia merupakan pusat (hub) energi terbarukan di Asia Tenggara. Chief Operating Officer (COO) Masdar, Abdulaziz Alobaidli, mengungkapkan bahwa Jakarta dipilih sebagai pusat operasional regional mereka.

Meskipun Masdar berencana memperluas investasinya ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, dan mempertimbangkan potensi ekspor energi ke Singapura, Filipina, dan pasar lainnya, Indonesia tetap menjadi fokus utama. "Kami memulai di Indonesia, dan Jakarta adalah pusat regional kami," kata Alobaidli.

Komitmen Masdar di Indonesia dibuktikan dengan keterlibatannya dalam berbagai proyek energi terbarukan, antara lain:

  • PLTS Terapung Cirata: Masdar terlibat dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata di Jawa Barat, salah satu proyek PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara.
  • Investasi di IKN Nusantara: Masdar telah menerima Letter to Proceed (LtP) untuk investasi Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di bidang energi baru terbarukan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
  • Kepemilikan Saham di PGE: Masdar juga memegang 15 persen saham di PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), menunjukkan minatnya pada pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

Selain proyek-proyek yang sudah berjalan, Masdar juga sedang menjajaki potensi pengembangan energi terbarukan lainnya di Indonesia, termasuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan sistem pumped storage. Meskipun pengembangan PLTB di Indonesia menghadapi tantangan topografi, Masdar tetap optimis dan terus melakukan studi kelayakan. Studi kelayakan untuk pumped storage juga masih berlangsung.

Penempatan Indonesia sebagai pusat regional oleh Masdar menunjukkan potensi besar Indonesia dalam pengembangan energi terbarukan di Asia Tenggara. Investasi dan pengembangan proyek-proyek energi hijau ini diharapkan dapat mendukung transisi energi di Indonesia dan kawasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X