Baca Juga: Kasus Binomo! Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 5 Miliar, Kuasa Hukum Ajukan Banding
Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Presiden Polandia Andrzej Duda melalui telepon bahwa Washington memiliki "komitmen kuat untuk NATO" dan akan mendukung penyelidikan Polandia, kata Gedung Putih.
Associated Press sebelumnya mengutip seorang pejabat senior intelijen AS yang mengatakan ledakan itu karena rudal-rudal Rusia telah menyeberang ke Polandia.
Namun di Washington, Pentagon, Gedung Putih, dan Departemen Luar Negeri AS mengatakan mereka tidak dapat menguatkan laporan tersebut dan bekerja sama dengan Pemerintah Polandia untuk mengumpulkan lebih banyak informasi. Departemen Luar Negeri itu mengatakan laporan itu "sangat memprihatinkan".
Baca Juga: Kapolsek Kalideres, Butuh Waktu Untuk Analisa Organ Jenazah
Jerman dan Kanada mengatakan mereka sedang memantau situasi, dan Uni Eropa, Belanda dan Norwegia mengatakan mereka mencari lebih banyak rincian.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan upaya verifikasi, sementara Inggris "segera" menyelidiki laporan tersebut. (***)
Artikel Terkait
Rudal Korut Jatuh di Pantai Korsel, Presiden Yoon Suk Yeol : Respon Cepat dan Tegas
Nikolas Cruz Bunuh 17 Siswa dengan Senapan Semi Otomatis bakal Terbebas dari Hukuman Mati
Tiruan Trofi Piala Dunia Beredar di Pasaran, 144 Buah Berhasil Disita Dalam Operasi
Cek Fakta : Benarkah Mata Katy Perry Rusak Karena Efek Vaksin Covid -19? Simak Penjelasannya
Siap-siap! Akun Twitter Terverikasi akan Kena Biaya 7,99 Dollar
Pengurangan Karyawan Twitter Secara Global: Kantor Ditutup, Tolong Pulang ke Rumah
Beredar Pemecatan 50 Persen Karyawan Twitter Melalui Email, Isinya Bikin Nyesek
Beraksi Pada Pameran Mengenang Perang Dunia II, Dua Pesawat Antik Militer Tabrakan di Texas
Bom Yang Meledak di Turki Terindikasi Ulah Teroris
Momen KTT G20, Presiden Ukraina Ceritakan Soal Kemenangannya di Kherson