SULUTZONE - Dikabarkan sebuah rudal milik Korea Utara (Korut) jatuh di wilayah pantai Korea Selatan (Korsel).
Pihak Korsel beri peringan keras atas kejadian di perairan selatan negara Korsel.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memberikan instruksi dan merespon tegas atas jatuhnya rudal tersebut di wilayah kekuasaannya.
Baca Juga: Cegah Imigran Gelap, Polandia Perketat Perbatasan: Bangun Pagar Duri 2,5 Meter
Korea Selatan mengeluarkan peringatan serangan udara dan meluncurkan rudalnya sendiri sebagai protes atas rudal balistik Korea Utara yang jatuh kurang dari 60 km dari pantai Korsel.
Rudal Korut itu menjadi rudal pertama yang jatuh di dekat perairan Korsel, sebelah selatan dari batas maritim yang disengketakan kedua Korea, Garis Batas Utara (NLL).
Presiden Korsel Yoon Suk Yeol menyebut insiden itu sebagai "tindakan efektif dalam perambahan teritorial".dilangsir dari Antara.
Baca Juga: Iran Ancam Arab Saudi, Juru Bicara Gedung Putih AS Sampaikan Ini
Jet-jet tempur Korsel menembakkan tiga rudal udara-ke-darat ke laut utara sepanjang NLL sebagai respons, kata militer Korsel.
Seorang pejabat mengatakan rudal-rudal yang diluncurkan termasuk sebuah AGM-84H/K SLAM-ER, senjata serang presisi buatan AS yang mampu terbang sejauh 270 km dan mampu membawa 360 kg hulu ledak.
Peluncuran itu dilakukan setelah kantor Yoon berjanji memberikan "respons cepat dan tegas" sehingga Korut "membayar harga atas provokasinya".
Senjata Korut yang jatuh di dekat Korsel itu adalah salah satu dari tiga rudal balistik jarak dekat yang ditembakkan dari kawasan pantai Korut ke arah laut, kata Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS).
JCS mengatakan kemudian bahwa sebanyak 10 rudal berbagai jenis telah diluncurkan dari pantai timur dan barat Korut.
Artikel Terkait
Polda Bali Siap Kawal KTT G20
Melanie Subono Bela Wong Bondowoso Terkait Pemberitaan tentang Eskalator: Sabar Yaaa, Kita di Kota Lebih Ajaib
Nathalie Holscher Posting Foto Kemesraan di Instagram, Netizen Doakan Ini!
Ternyata Ini Penyebabnya Kulit jadi Sensitif, Kamu Wajib Tahu!
Kabar Penting! Kapolri Terbitkan Biaya Pembuatan Seluruh SIM Terbaru, Ini Daftar Harganya
Dulu Lawan Poltik, Presiden Jokowi Kini Sering Diskusi Tentang Masa Depan Indonesia ke Prabowo
Pengakuan Reza Usai Pemakaman Brigadir J, Para Ajudan Bahkan Istri Ferdy Sambo Memblokir Nomornya
Pemberlakuan Ganjil Genap di Bali 7 Hari Selama G20, Berikut Daftar Ruas Jalannya yang Wajib Diketahui
Iran Ancam Arab Saudi, Juru Bicara Gedung Putih AS Sampaikan Ini
Cegah Imigran Gelap, Polandia Perketat Perbatasan: Bangun Pagar Duri 2,5 Meter