SULUTZONE - Konflik Rusia dan Ukraina hingga kini masih terus berlangsung.
Konflik dua negara ini menjadi perhatian dunia internasional ditambah dengan jatuhnya roket di wilayah Polandia.
Hal tersebut menyebabkan dua warga Polandia Timur dekat Ukraina meninggal dunia.
Baca Juga: Momen KTT G20, Presiden Ukraina Ceritakan Soal Kemenangannya di Kherson
Anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Polandia mengatakan pada Rabu bahwa sebuah roket buatan Rusia menewaskan dua orang di Polandia timur dekat Ukraina.
Polandia memanggil duta besar Rusia untuk Warsawa untuk meminta penjelasan setelah Moskow membantah bertanggung jawab.
Kementerian luar negeri Polandia mengatakan roket itu jatuh pada Selasa sore di Przewodow, sebuah desa di Polandia timur sekitar 6 kilometer dari perbatasan dengan Ukraina, menewaskan dua orang, dilangsir dari Antara.
Baca Juga: Viral! Gegara Konten Prank, 2 Anak Lari Ketakutan, Netizen Minta Pelaku Diseret Kepolisi
Laporan media mengatakan serangan itu menghantam fasilitas pengeringan biji-bijian.
Pernyataan itu adalah komentar paling rinci Polandia sejauh ini tentang ledakan tersebut, yang terjadi pada pukul 15:40.
Amerika Serikat dan sekutu Barat mengatakan mereka sedang menyelidiki tetapi tidak dapat mengonfirmasi laporan bahwa rudal Rusia yang tersesat itu menghantam desa tersebut.
Para anggota NATO berkomitmen untuk pertahanan kolektif, jadi serangan Rusia ke Polandia dapat berisiko memperluas konflik antara Rusia dan Ukraina, yang dimulai dengan invasi Moskow pada Februari.
Seorang pejabat NATO mengatakan aliansi itu sedang menyelidiki laporan tersebut dan berkoordinasi erat dengan Polandia.
Polandia meningkatkan kesiapan beberapa unit militer dan menentukan apakah akan meminta konsultasi dengan sekutu berdasarkan Pasal 4 perjanjian NATO, kata Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawieck.