internasional

Hamas Menyikapi Pernyataan Kontroversial Presiden AS Joe Biden

Senin, 13 Mei 2024 | 22:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat memberikan pernyataan beberapa waktu lalu. (Ist)

Perundingan antara Israel dan Hamas, yang dimediasi oleh Mesir, Qatar, dan AS, terhenti dalam ketegangan akibat aksi militer Israel di Rafah.

Baca Juga: Madura United Antusias dengan Penggunaan VAR dalam Babak Championship Series

Hamas menuduh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah merusak proses perundingan dengan melancarkan serangan terhadap wilayah tersebut.

Selain itu, Hamas mengecam pemerintah Israel atas tindakan brutal dan dugaan genosida yang dilakukan di Jalur Gaza.

Mereka menilai bahwa Israel telah menghambat penyaluran bantuan kemanusiaan dengan mengirimkan pasukan dan tank ke Rafah, yang menghalangi jalur utama bantuan bagi warga Gaza.

Baca Juga: Sukirman Seorang Pengatur Lalu Lintas Jalan Raya, Menjadi Korban Penganiayaan

Situasi di Rafah semakin memanas dengan klaim Israel bahwa 300.000 warga Palestina telah mengungsi akibat eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Perkembangan terkini ini menunjukkan kompleksitas dan ketegangan yang terus berlangsung di Jalur Gaza, tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas dalam waktu dekat.

***

Halaman:

Tags

Terkini