Fragmen salah satu rudal Tochka-U yang jatuh disebut merusak gedung apartemen di kota Belgorod.
Baca Juga: Madura United Antusias dengan Penggunaan VAR dalam Babak Championship Series
Kremlin juga memberikan pernyataan terkait serangan ini, menginformasikan bahwa Presiden Vladimir Putin telah diberitahu tentang serangan Ukraina yang disebut sebagai tindakan "biadab".
Sementara Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam serangan yang menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil sebagai tindakan kriminal yang tidak dapat diterima.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan langsung dari pihak Ukraina terkait laporan serangan rudal di Belgorod.
Baca Juga: Sukirman Seorang Pengatur Lalu Lintas Jalan Raya, Menjadi Korban Penganiayaan
Namun, baik Kyiv maupun Moskow sebelumnya telah menegaskan bahwa mereka tidak menargetkan warga sipil selama pertempuran berlangsung sejak invasi Rusia pada Februari 2022.
Perang yang terus berlangsung antara Ukraina dan Rusia telah menelan ribuan korban jiwa, memaksa jutaan orang untuk mengungsi, dan mengubah kota-kota di Ukraina menjadi puing-puing, meninggalkan luka yang mendalam dalam sejarah kedua negara.
***