Fragmen salah satu rudal Tochka-U yang jatuh disebut merusak gedung apartemen di kota Belgorod.
Baca Juga: Madura United Antusias dengan Penggunaan VAR dalam Babak Championship Series
Kremlin juga memberikan pernyataan terkait serangan ini, menginformasikan bahwa Presiden Vladimir Putin telah diberitahu tentang serangan Ukraina yang disebut sebagai tindakan "biadab".
Sementara Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam serangan yang menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil sebagai tindakan kriminal yang tidak dapat diterima.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan langsung dari pihak Ukraina terkait laporan serangan rudal di Belgorod.
Baca Juga: Sukirman Seorang Pengatur Lalu Lintas Jalan Raya, Menjadi Korban Penganiayaan
Namun, baik Kyiv maupun Moskow sebelumnya telah menegaskan bahwa mereka tidak menargetkan warga sipil selama pertempuran berlangsung sejak invasi Rusia pada Februari 2022.
Perang yang terus berlangsung antara Ukraina dan Rusia telah menelan ribuan korban jiwa, memaksa jutaan orang untuk mengungsi, dan mengubah kota-kota di Ukraina menjadi puing-puing, meninggalkan luka yang mendalam dalam sejarah kedua negara.
***
Artikel Terkait
Pilkada Sulut : KPU Tomohon Tutup Tahapan Pemenuhan Syarat Perseorangan
Revolusi Teknologi VAR: Persiapan Maksimal untuk Championship Series Liga 1 2023/2024
Pilkada Sulut : Elly Lasut Gagal Maju Independen, Bukti Rakyat Enggan Mendukung?
Kontroversi Diplomatik: Panggilan untuk Pengusiran Diplomat China dari Filipina
Pilkada 2024 : HBL "Campakan" Nasdem di Pemilu, Kini E2L "Bujuk Rayu" Lagi
Sat Reskrim Polresta Semarang Ciduk Tersangka DPO Pencurian Motor Menggunakan Daster
Penatua Michael Mait Bersama Pendukung Mengucapkan, Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Bapak Mertua Dari Wenny Lumentut
Jaga Situasi Tetap Aman Dan Kondusif, Polresta Jayapura Kota Gelar Razia KRYD
Sukirman Seorang Pengatur Lalu Lintas Jalan Raya, Menjadi Korban Penganiayaan
Madura United Antusias dengan Penggunaan VAR dalam Babak Championship Series