Perang Dagang Memanas! China Balas AS dengan Target Google, Tesla, dan Merek Fesyen Terkenal

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Kamis, 6 Februari 2025 | 12:19 WIB
Perang Dagang Amerika vs China
Perang Dagang Amerika vs China

Sulutzonecom -- Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China kembali memanas. Setelah AS mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap produk impor China, China memberikan respons tegas dengan menargetkan perusahaan-perusahaan raksasa AS, termasuk Google, Tesla, dan merek fesyen ternama seperti Calvin Klein dan Tommy Hilfiger.

China menunjukkan bahwa mereka tidak akan tinggal diam menghadapi tekanan ekonomi dari AS. Tindakan balasan ini merupakan sinyal kuat bahwa China siap untuk terlibat dalam perang dagang yang lebih intens.

China tidak hanya menyasar perusahaan teknologi, tetapi juga merek-merek terkenal di berbagai sektor. Google dituduh melanggar hukum anti-monopoli, Tesla dikenakan tarif impor baru, dan merek fesyen seperti Calvin Klein dan Tommy Hilfiger dimasukkan ke dalam "daftar tak terpercaya".

Tindakan balasan ini berpotensi menimbulkan dampak yang luas bagi perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di China. Mereka mungkin akan menghadapi penurunan penjualan, kesulitan dalam berbisnis, atau bahkan kehilangan akses ke pasar yang sangat besar ini.

Situasi ini juga meningkatkan risiko eskalasi lebih lanjut dalam perang dagang antara kedua negara. Jika tidak ada penyelesaian yang damai, perang dagang ini dapat merugikan ekonomi global secara keseluruhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Sumber: CNBC

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X