hukrim

Siaga Hadapi Ancaman Karhutla: Pemkab Talaud Gelar Apel Pasukan, Dandim Yanuar Yudistira Pimpin Komando Sinergi Lintas Sektor

Selasa, 1 September 2026 | 11:03 WIB
Istimewa (Pemda Talaud)

Melonguane, Sulutzone.com – Mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap mengintai di musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla secara khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati, pada Senin (31/8/2026).

Apel yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1312/Talaud, Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T., ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan daerah dalam melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Anisya G. Bambungan, SE, Kapolres Kepulauan Talaud, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas lingkup Pemkab Talaud.

Dalam amanatnya, Dandim 1312/Talaud menekankan bahwa penanggulangan Karhutla bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab kolektif yang memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat.

Istimewa (Pemda Talaud)
"Api tidak mengenal batas wilayah atau instansi. Oleh karena itu, kita harus bergerak sebagai satu kesatuan yang padu. Apel hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi deklarasi kesiapan kita semua untuk bertindak cepat, tepat, dan terukur jika terjadi titik api," tegas Letkol Arh Yanuar Yudistira.

Hadir dalam barisan pasukan tersebut personil dari TNI, Polri, ASN Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, hingga perwakilan siswa sekolah. Kehadiran elemen pelajar menunjukkan upaya edukasi dini bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab generasi masa kini dan mendatang.

Gelar pasukan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam strategi pencegahan (preventif) maupun pemadaman (represif). Dengan adanya komando gabungan yang jelas, diharapkan respons terhadap laporan kebakaran dapat dilakukan dalam hitungan menit, sehingga api tidak sempat meluas dan merusak ekosistem serta menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap.

Istimewa (Pemda Talaud)
Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya G. Bambungan, turut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda awal kebakaran.

"Kesiapan alat dan personel sudah maksimal. Kini, kita butuh kesadaran warga. Mari jaga hutan dan lahan kita agar Talaud tetap hijau, sehat, dan asri," ujarnya.

Melalui momentum ini, Pemkab Kepulauan Talaud berkomitmen untuk terus melakukan patroli rutin, sosialisasi bahaya Karhutla, serta memastikan ketersediaan logistik dan alat pemadam di setiap kecamatan guna menjamin keamanan wilayah perbatasan dari bencana ekologis.

Istimewa (Pemda Talaud)
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pencegahan terbaik adalah dengan tidak membakar lahan sembarangan dan meningkatkan kewaspadaan melalui pelaporan dini kepada pihak berwenang (BPBD, Polsek, atau Babinsa/Bhabinkamtibmas).

Tags

Terkini