SULUTZONE.COM - Kasus pembunuhan sadis yang menggemparkan masyarakat Lampung Tengah berhasil diungkap oleh Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah dan Polsek Terusan Nunyai. Peristiwa tragis ini menimpa seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial ADR (16), yang dilaporkan hilang sejak Minggu, 14 September 2025.
Penyelidikan intensif mengarahkan aparat pada pria beristri berinisial SI (42), warga Kecamatan Terusan Nunyai.
Pria yang telah memiliki keluarga ini ternyata adalah kekasih gelap korban.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 3.6 Guncang Gorontalo Utara Pagi Ini, BMKG Rilis Data Awal
Jasad ADR ditemukan dalam kondisi mengenaskan, mengambang di sebuah lebung (waduk) di areal perkebunan tebu, pada Rabu (17/9/25).
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Devrat Aolia Arfan, hubungan terlarang antara pelaku dan korban sudah berlangsung sekitar satu tahun dan keduanya bahkan diduga telah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak sepuluh kali.
Pembunuhan keji yang terjadi pada Senin pagi, 15 September 2025, memiliki pemicu yang sungguh mengejutkan dan materialistis.
Baca Juga: Pekerja Proyek di Yahukimo Diserang OTK, Kepala Robek Kena Sabetan Parang
"Pemicu utama pembunuhan ini adalah permintaan korban kepada pelaku untuk membelikannya sebuah handphone iPhone seharga 8 juta rupiah," ungkap AKP Devrat Aolia Arfan.
Pelaku, yang mengaku hanya sanggup memberikan uang sebesar Rp3 juta, membuat korban marah besar.
Pelajar tersebut kemudian melemparkan uang yang diberikan SI tepat ke wajahnya. Emosi SI pun tak terbendung.
Baca Juga: Detik-detik Penemuan Eko Purnomo di Kapal Nelayan Kalteng, Hilang Usai Demo Jakarta
Dalam perkelahian yang terjadi, pelaku mengambil sebatang kayu dan memukuli korban berkali-kali hingga tewas di lokasi.
Setelah memastikan kekasih gelapnya tak bernyawa, SI menyeret jasad ADR dan membuangnya ke dalam lebung perkebunan tebu untuk menghilangkan jejak.