TONDANO – Program makan gratis yang digagas pemerintah pusat ternyata belum sepenuhnya merata di Kabupaten Minahasa.
Sejumlah sekolah dan masyarakat di beberapa kecamatan mengaku belum merasakan manfaat dari program yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar dan kelompok rentan ini.
Padahal, di beberapa wilayah lain di Sulawesi Utara, program serupa sudah mulai berjalan, meski masih dalam tahap terbatas. Kondisi ini memicu pertanyaan dan harapan besar dari masyarakat Minahasa.
Seorang kepala sekolah dasar di Tondano, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap program ini, tetapi juga mengungkapkan kenyataan di lapangan.
Baca Juga: Masih Pengecekan, BGN Ungkap Bakal Ganti Food Tray MBG Jika Positif Mengandung Minyak Babi
"Kami sangat mendukung program ini, namun faktanya belum semua sekolah di Minahasa mendapat jatah. Kami harap segera ada pemerataan agar anak-anak bisa segera merasakannya," ujarnya.
Tak hanya dari pihak sekolah, para orang tua murid juga menaruh harapan besar. Salah seorang warga Kawangkoan mengungkapkan, program ini akan sangat membantu di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. "Kalau program ini benar-benar jalan, sangat meringankan beban orang tua. Anak-anak juga jadi lebih semangat sekolah karena ada makanan bergizi," katanya.
Baca Juga: Komandan Kodim 1312/Tld, Letkol Arh Yanuar Yudistira hadiri Launching MBG Kabupaten Kepulauan Talaud
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa mengakui adanya kendala dalam proses penyaluran. Faktor anggaran dan mekanisme distribusi disebut menjadi penyebab utama belum meratanya pelaksanaan program.
Seorang pejabat di Dinas Pendidikan Minahasa menjelaskan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun pusat. "Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi maupun pusat. Target kami, dalam waktu dekat program ini bisa menjangkau seluruh wilayah Minahasa," ungkapnya.
Dengan masih adanya kendala ini, masyarakat Minahasa berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Program makan gratis ini diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar bisa dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar dan warga yang membutuhkan di seluruh Kabupaten Minahasa.
Jimmy
Artikel Terkait
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tegaskan Polri Terbuka untuk Kritik dan Siap Jalankan Reformasi Kultural
Kunker Penuh Makna! Dandim Talaud Gelar Pasar Murah dan Beri Pesan Penting untuk Prajurit di Pulau Terluar
Kodim Talaud Sentuh Hati Masyarakat Disabilitas Dan Kurang Mampu, Wujud Solidaritas Jelang HUT ke-80 TNi
Polsek Lirung dan Bulog Sinergi Gelar Gerakan Pangan Murah, 1 Ton Beras Terdistribusi untuk Warga Salibabu.
Kodim 1312/Talaud Gelar Doa Bersama Memperingati HUT ke-80 TNI, Perkuat Sinergi dan Kedaulatan Bangsa
Telusur Kasus Dugaan Pembobolan RDN di BCA yang Bikin Sekuritas Boncos Rp70 M
Doa Bersama Lintas Agama di Kodim 1312/Talaud, Simbol Persatuan di Hari Ulang Tahun ke-80 TNI
TNI Peduli Rakyat : Kodim 1312/Talaud Gelar Bazar Murah, Warga Terbantu di Hari Jadi TNI ke-80
Terangi Masa Depan: PLN UP3 Tahuna Dukung Revitalisasi Dan Digitalisasi Sekolah Lewat Supersun Di Desa Beeng
Terkuak! Skandal Penggelapan Pajak Guncang PT. Tigaraksa Satria Tbk., Mantan Karyawan di Manado Dipaksa Tanda Tangi Surat Pernyataan?