Waduh!!! Mafia BBM "Marco" di Minsel Diduga Kebal Hukum Akibat Pembiaran Kapolres???

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Jumat, 19 Desember 2025 | 18:53 WIB
Lokasi Penimbunan Solar di Minsel, Insert Kapolres Minsel (Dok. Ist)
Lokasi Penimbunan Solar di Minsel, Insert Kapolres Minsel (Dok. Ist)

MINAHASA SELATAN – Wibawa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kini berada di titik nadir setelah instruksi tegas Gubernur terkait pemberantasan mafia BBM subsidi justru dikangkangi di Kabupaten Minahasa Selatan.

Praktik penimbunan solar subsidi yang diduga didalangi oleh aktor bernama Marco dilaporkan masih melenggang bebas tanpa hambatan, seolah hukum tidak berlaku bagi para pemain besar di wilayah tersebut.

Kondisi ini memicu tudingan pedas bahwa Kapolres Minahasa Selatan sengaja menutup mata dan membiarkan praktik ilegal yang merampok hak rakyat kecil terus berlangsung.

Alih-alih melakukan tindakan nyata, pihak Kepolisian Resort Minsel dinilai hanya memberikan janji palsu kepada publik.

Dimana, Kapolres sempat menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi penimbunan dan berjanji segera menerjunkan personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Polresta Manado Tegaskan Kasus Mobil Tangki Solar DB 8712 CE Selesai Sesuai Prosedur Hukum

Namun, pernyataan tersebut terbukti hanya retorika belaka. Dari beberapa pemberitaan media, hingga larut malam, tidak ada satu pun anggota Polres Minsel yang terlihat berada di lokasi penimbunan.

Ketidakhadiran aparat di lapangan memperkuat dugaan adanya konspirasi atau "main mata" antara penegak hukum dengan mafia BBM, mengingat laporan masyarakat sudah tersebar luas namun tidak kunjung dieksekusi.

Baca Juga: Tim Alpha Resmob Polresta Manado Tangkap Tiga Pria Penimbun Solar Subsidi

Mandulnya penegakan hukum di Minsel menimbulkan keresahan publik yang semakin meruncing.

Jika instruksi sekelas Gubernur saja bisa diabaikan tanpa sanksi, maka kepercayaan masyarakat terhadap Polri di Minahasa Selatan dipastikan runtuh.

Kini, publik menuntut Kapolda Sulawesi Utara dan Mabes Polri untuk segera mengambil alih kasus ini dan mencopot pihak-pihak yang diduga menjadi pelindung mafia.

Jangan sampai pembiaran ini mempertegas stigma bahwa hukum di Sulawesi Utara hanya tajam ke bawah tetapi tumpul kepada mereka yang memiliki "kekuatan".

*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X